Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menurun, ASDP Layani 1,9 Juta Penumpang Selama Angkutan Natal dan Tahun Baru

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menurun, ASDP Layani 1,9 Juta Penumpang Selama Angkutan Natal dan Tahun Baru Doc: ANTARA/HO-ASDP
Ket. Kendaraan roda empat berjalan lancar naik ke atas penyeberangan Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung selama liburan Natal dan Tahun Baru 2024-2025.

Merak - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melayani sebanyak 1,9 juta penumpang dan 456.174 unit kendaraan melintasi jalur Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk selama Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin dalam keterangan di Merak, Jumat, menyampaikan bahwa meskipun terdapat sedikit penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan capaian 2 juta penumpang dan 470.041 kendaraan pada akhir tahun 2023—ASDP tetap memberikan layanan optimal ke para pengguna jasa.

“Kami mencatat penurunan total pengguna jasa dari 2 juta menjadi 1,9 juta orang. Kendati demikian, kami terus mengupayakan pelayanan terbaik untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa,” ujar Shelvy.

ASDP memproyeksikan puncak arus balik akan berlangsung pada Jumat (3/1) hingga Minggu (5/1). Hingga saat ini, kondisi pelabuhan masih terpantau ramai lancar.

Namun, ASDP dan para pemangku kepentingan tetap siaga untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan di akhir pekan ini.

Pengguna jasa diimbau untuk merencanakan perjalanan pulang dengan matang guna menghindari antrean saat puncak arus balik. Pastikan untuk membeli tiket lebih awal melalui aplikasi atau website Ferizy, dan selesaikan pembelian paling lambat H-1 sebelum keberangkatan.

Shelvy menekankan pentingnya kedisiplinan pengguna jasa untuk tiba di pelabuhan sesuai jadwal yang tertera pada tiket. "Hal ini penting untuk memastikan proses keberangkatan berjalan lancar, sehingga perjalanan pengguna jasa tetap nyaman," tambahnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni pada H+8 (2 Januari 2025), tercatat: Penumpang: 31.642 orang (turun 23 persen dibandingkan 41.005 orang pada H+8 tahun lalu).

Jumlah kendaraan roda dua: 2.015 unit (turun 34 persen dari 3.035 unit).

Dan kendaraan roda empat: 3.330 unit (turun 20 persen dari 4.154 unit).

Total kendaraan yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa hingga H+8 mencapai 124.633 unit.

Angka itu turun 11 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya sebanyak 139.405 unit.

Sementara itu, data Posko Merak pada H+8 mencatat: Penumpang: 35.734 orang (turun 3 persen dibandingkan 36.930 orang pada H+8 tahun lalu).

Kendaraan roda dua: 1.003 unit (stabil dibandingkan 1.000 unit). Lalu, kendaraan roda empat: 4.217 unit (turun 7 persen dari 4.523 unit).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.