Kemenag Targetkan Sertifikasi Guru Lewat Program PPG Selesai pada 2026
Sabtu, 04 Jan 2025, 03:06 WIBJAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan sertifikasi guru melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan sampai 2026. Menag, Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya program ini untuk meningkatkan profesionalisme guru.

âPPG Dalam Jabatan adalah solusi strategis dalam mengatasi kesenjangan sertifikasi guru di lingkungan Kementerian Agama,â ujar Menag, dalam keterangan resminya, Jumat (3/1).
Dia menjelaskan, target tersebut mencakup guru madrasah serta guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, maupun Khonghucu di sekolah umum. Menurutnya, langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru untuk mendukung kebijakan pemerintah Prabowo.
âDengan pendekatan yang lebih efisien dan terstruktur, kami yakin kualitas pendidikan madrasah dan pendidikan agama di sekolah umum akan semakin meningkat,â jelasnya.
Sebagai informasi, saat ini terdapat 620.716 guru binaan Kementerian Agama yang belum mengikuti PPG. Rinciannya, guru Madrasah sebanyak 484.678, guru PAI di sekolah umum 95.367, guru agama Kristen 29.002, guru agama Katolik 11.115, guru agama Hindu 494, guru agama Buddha 689 dan guru agama Konghucu 176.
Wakil Menag, HM Romo Syafii, mengatakan pihaknya akan menyelesaikan sertifikasi guru dalam dua tahun. Pihaknya telah berkomitmen bahwa program sertifikasi guru merupakan prioritas, sehingga perlu upaya serius. âSertifikasi guru merupakan program prioritas kemenag,saya harap semua pihak harus sepakat,â katanya.
Dia menekankan, perlu ada realokasi anggaran untuk mendukung peningkatkan kesejahteraan guru. Di sisi lain, program tersebut akan menyesuaikan pola PPG Transformasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
âKita akan sesuaikan pola PPG Dalam Jabatan dengan tambahan komponen pendampingan untuk memastikan efektivitas proses belajar mengajar melalui Learning Management System (LMS),â ucapnya.
Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Kementerian Agama akan dimulai 1 Maret 2025 yang dilaksanakan secara serentak di 56 LPTK, dengan lima angkatan yang masing-masing berlangsung selama 45 hari. Seleksi peserta akan dilakukan melalui sistem berbasis data untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Menyambut Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka
-
Kebakaran Hebat di Aceh: Puluhan Rumah Kayu Ludes dalam Hitungan Jam
-
Jawa Barat Memasuki Era Populasi Menua Seiring Angka Kelahiran yang Menyusut
-
Sejumlah Fenomena Langit Terjadi Sepanjang April 2026
-
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Anggar Asia
-
Pelajar Kabupaten Bekasi Mulai Daftar Calon Anggota Paskibra 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.