Gerak Cepat, BPBD Malang Dirikan Pos Lapangan Tangani Bencana Hidrometeorologi

Sabtu, 04 Jan 2025, 00:17 WIB

Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur mendirikan pos lapangan pendukung di empat titik lokasi berbeda guna mempercepat upaya penanganan bencana hidrometeorologi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Jumat, mengatakan pos lapangan tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Ngantang, Singosari, Tumpang dan Tirtoyudo.

"Pos lapangan ini sebagai upaya respon cepat ketika terjadi bencana atau saat menerima laporan adanya potensi ancaman bencana," kata Sadono.

Pendirian pos lapangan pendukung ini juga sebagai tindak lanjut terhadap rilis resmi yang diterbitkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo mengenai potensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah di Jawa Timur, pada periode 2-10 Januari 2025.

Salah satu daerah yang berpotensi mengalami dampak cuaca ekstrem tersebut adalah Kabupaten Malang.

Oleh karena itu, Sadono menyatakan bahwa pos lapangan di empat kecamatan itu menjadi penunjang operasional posko tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang sudah didirikan di area kantor BPBD Kabupaten Malang, di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen.

"Termasuk menyiapkan sarana prasarana peralatan dan logistik untuk korban bencana," ucapnya.

Berdasarkan data dari hasil pemetaan BPBD Kabupaten Malang, kecamatan yang masuk kategori rawan banjir atau banjir bandang, meliputi Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, Karangploso, Dau, Singosari, Lawang, Pakis, Poncokusumo, Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Kalipare, dan Wagir.

Kemudian, wilayah kecamatan rawan terdampak tanah longsor, yakni Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, Karangploso, Dau, Singosari, Lawang, Poncokusumo, Tumpang, Ampelgading, Tirtoyudo, Dampit, Sumbermanjing Wetan, Wagir, Kromengan, Ngajum, dan Wonosari.

Sedangkan daerah rawan angin puting beliung, mencakup Kecamatan Karangploso, Dau, Singosari, Lawang, Pakis, Jabung, Tajinan, Poncokusumo, Bululawang, Gondanglegi, Sumberpucung, dan Kepanjen.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.