Cegah Penumpukan Wisatawan, GIPI Bali Kembangkan Pemerataan Wisata 2025
Sabtu, 04 Jan 2025, 00:12 WIBDenpasar - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali mengembangkan pemerataan wisata pada 2025 agar tidak terkonsentrasi di wilayah tertentu di Pulau Dewata bagian Selatan.
âKami juga menyadari tantangan yang muncul terkait kepadatan wisatawan di wilayah Selatan Bali,â kata Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana di Denpasar, Bali, Jumat.
Untuk itu, pelaku pariwisata mengajak wisatawan mancanegara dan nusantara menjelajahi tempat wisata di Bali Utara, Barat dan Timur.
Ia mengungkapkan destinasi seperti Lovina dengan atraksi lumba-lumba di Kabupaten Buleleng, kawasan Taman Nasional Bali Barat di Kabupaten Jembrana dengan keanekaragaman hayati yang kaya merupakan tujuan wisata yang potensial.
Selain itu, ada juga wisata Amed dan Tulamben di Kabupaten Karangasem dengan keindahan bawah lautnya adalah beberapa contoh objek wisata dari beragam pilihan di Bali yang menawarkan pengalaman otentik dan ramah lingkungan.
Kunjungan ke tempat wisata itu, kata dia, tidak hanya memperkaya pengalaman wisata, tetapi juga membantu memperkuat kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal serta menjaga kelestarian budaya dan alam Bali.
âKami berharap 2025 menjadi tahun yang penuh berkah dengan kunjungan wisatawan yang tidak hanya menikmati keindahan Bali tetapi juga menghormati budaya dan menjaga kelestarian alamnya,â ucap dia.
Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, tingkat kunjungan wisatawan asing (wisman) selama periode Januari-November 2024 di Pulau Dewata mencapai 5,78 juta orang.
Jumlah itu melampaui realisasi selama 2023 mencapai 5,27 juta.
Ia memperkirakan capaian kunjungan wisatawan mancanegara di Bali berpotensi melebihi realisasi pada 2019 atau sebelum pandemi COVID-19 yang saat itu mencapai 6,3 juta orang.
âAngka ini terus meningkat hingga akhir tahun dan menurut data sementara dari Angkasa Pura dan Kantor Imigrasi Bali, total kunjungan wisman hingga Desember 2024 diperkirakan melampaui 6,3 juta kunjungan,â imbuhnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sejumlah SPBU di Bali Dipadati Antrean Kendaraan
-
Benarkah After Market Bisa Tumbuh bila Industri Kendaraan Bagus?
-
Nasib 4 Juta Driver Ojol Terjawab, DPR Resmi Masukkan Legalitas Transportasi Online ke RUU LLAJ
-
London Mendadak Gelap Gulita, Ribuan Kantor dan Rumah Lumpuh akibat Mati Lampu
-
Tangani Karhutla Sebangau, Menhut Raja Antoni Perkuat Strategi Putus Kepala Api.
-
Telkom Resmi Spin-Off Bisnis Fiber ke InfraNexia Senilai Rp85,7 Triliun
-
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.