Atasi Penyakit Sapi Misterius, Pemkab Sumenep Kerahkan 39 Petugas

Sabtu, 04 Jan 2025, 00:35 WIB

Sumenep - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mengerahkan sedikitnya 39 orang petugas guna mengatasi penyakit sapi misterius yang menyerang sapi milik warga akhir-akhir ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid di Sumenep, Jumat menjelaskan, mereka bertugas selama 24 jam dengan mendatangi langsung rumah-rumah peternak.

Ket. Foto: Suasana di salah satu pasar sapi di Sumenep, Jawa Timur. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Sumenep

"Langkah ini kami lakukan untuk menekan banyaknya sapi yang mati misterius," katanya.

Para petugas yang terdiri dari mantri dan dokter hewan ini, sambung dia, bertugas melakukan pemeriksaan, melakukan vaksinasi dan pemberian vitamin.

Rasyid menuturkan, hingga 3 Januari 2024 ini, sudah ada sebanyak 150 ekor sapi milik warga yang dilaporkan terserang penyakit misterius ini, tersebar di Kecamatan Pasongsongan, Batuputih, Manding, dan Kecamatan Rubaru.

"Umumnya, sapi yang sakit mengalami beberapa gejala, di antaranya, demam tinggi dan kembung," katanya.

Ia menjelaskan, hasil serap informasi petugas lapangan dengan para pemilik sapi menyebutkan, bahwa sapi-sapi yang sakit misterius dan sebagian mati setelah makan rumput muda yang diduga mengandung gas.

"Karena itu, untuk sementara, kami sarankan agar rumput-rumput itu hendaknya dikeringkan dulu," katanya.

Selain itu, sambung dia, yang juga tidak kalah pentingnya adalah menjaga kebersihan kandang sapi dengan cara agar peternak rutin menyemprotkan disinfektan.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid lebih lanjut mengaku, telah melaporkan kejadian tersebut ke Pemprov Jatim melalui Dinas Peternakan agar menjadi perhatian dan mendapatkan penanganan secepatnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.