Langkah Menuju Kemandirian Pangan dan Energi yang Berkelanjutan
Selasa, 31 Des 2024, 09:01 WIBPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada pangan dan energi harus menjadi prioritas dalam pembangunan nasional 2025â2029. Dalam Musrenbangnas RPJMN di Jakarta, Presiden menyatakan bahwa kemandirian pangan dan energi adalah fondasi kedaulatan bangsa. Ia menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai perlindungan fisik bagi rakyat, karena tanpa pangan yang cukup, keberlangsungan hidup masyarakat sulit terjamin.
Awan Santosa, peneliti dari Mubyarto Institute Yogyakarta, mengingatkan bahwa meskipun komitmen terhadap swasembada pangan dan energi telah lama ada, implementasinya belum optimal. Ia menilai masih tingginya angka impor menunjukkan lemahnya pelaksanaan kebijakan ini. Oleh karena itu, diperlukan strategi transformasi dan peta jalan yang jelas agar Indonesia dapat mencapai kedaulatan pangan dan energi dengan langkah yang terarah.
Guru Besar Ekonomi Pertanian UGM, Dwijono Hadi Darwanto, mengusulkan perubahan mendasar dalam kebijakan subsidi pertanian. Menurutnya, subsidi yang selama ini diberikan kepada produsen pupuk dan benih sebaiknya diarahkan langsung kepada petani. Dengan cara ini, petani akan lebih terdorong untuk meningkatkan produksi. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperbaiki infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi dan distribusi benih unggul.
Kesuksesan swasembada pangan dan energi juga memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Selain kebijakan yang mendukung, partisipasi aktif masyarakat, termasuk para petani dan pelaku usaha di sektor energi, menjadi kunci utama. Dengan langkah konkret dan dukungan semua pihak, Indonesia dapat mewujudkan swasembada pangan dan energi yang berkelanjutan demi kedaulatan bangsa.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Achmad Affandi
Berita Terkait:
-
Kazakhstan Gandeng Gandeng Bangun Koridor Perdagangan Strategis
-
Efek Margin Baru 7 Persen, Bulog Prediksi Raup Laba Rp1,14 T
-
'Super New Moon' 14 Juli Berpotensi Akibatkan Rob di 10 Wilayah Pesisir Sulawesi Utara
-
Bupati Bangka Minta Mahasiswa KKN UGM untuk Gali Potensi Desa
-
Disnakertrans Cianjur: 42 PMI Alami Masalah di Negara Tujuan
-
Aset hingga Rp17,5 Miliar Disita KPK! Jejak Karier Mentereng Silmy Karim Berakhir di Pusaran Korupsi Imigrasi
-
Tak Hanya KPR, BTN Perluas Ekspansi ke Sektor Produktif dan UMKM Jawa Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.