Jalan Nasional Tertimbun Kayu dan Batu Akibat Banjir Bandang di Aceh

Selasa, 31 Des 2024, 18:18 WIB

Banda Aceh - Banjir bandang menerjang Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, sehingga jalan nasional Kutacane, Aceh Tenggara menuju Medan, Provinsi Sumatera Utara tidak bisa dilalui akibat material kayu dan bebatuan yang menimbun badan jalan.

"Saat ini masih dalam proses pembersihan. Untuk akses sementara harus melalui jalur alternatif atau jalan kabupaten,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Nara Setia di Banda Aceh, Selasa.

Ket. Foto: Material kayu dan batu menimbun jalan akibat banjir bandang di Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Aceh Tenggara

Ia menjelaskan banjir bandang terjadi pada Senin (30/12) sekitar pukul 17.41 WIB di Desa Lawe Beringin Gayo dan Desa Suka Makmur, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara.

Selain mengakibatkan terputus akses transportasi Kuta Cane, Aceh Tenggara - Medan, jembatan di jalan nasional di Desa Suka Makmur juga tersumbat material banjir bandang berupa kayu gelondongan.

"Korban terdampak masih dalam pemantauan. Tidak ada pengungsi dan juga korban jiwa," ujarnya.

Selain banjir bandang, sejak sehari sebelumnya banjir luapan juga melanda tiga kecamatan, Aceh Tenggara, dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat.

"(Banjir, red) akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, mengakibatkan debit air sungai di beberapa daerah mengalami peningkatan," ujarnya.

Banjir luapan itu terjadi pada Minggu (29/12) sekitar pukul 20.10 WIB di 11 desa dalam empat kecamatan di antaranya Kecamatan Bambel tiga desa, Kecamatan Lawe Bulan enam desa, Kecamatan Lawe Sumur satu desa dan Kecamatan Deleng Pokhkison satu desa.

Menurutnya, BPBD Aceh Tenggara telah mengerahkan personel tim reaksi cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan kaji cepat serta menurunkan satu unit alat berat untuk upaya pembersihan tahap awal.

“Sejak tadi pagi pihak BPBD, dinas teknis terkait, TNI, Polri dan masyarakat melakukan pembersihan fasilitas umum dan fasilitas sosial yang terdampak banjir dan banjir bandang,” ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.