- Home
-
- Megapolitan
-
- Skenario Atasi Banjir Tega...
Skenario Atasi Banjir Tegallega Gunakan APBDP 2025
Senin, 30 Des 2024, 03:45 WIBBOGOR - Wilayah Kelurahan Tegallega seringkali dilanda banjir. Untuk mengatasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, akan menggunakan APBD Perubahan tahun 2025. âSudah ada tim yang memeriksa Tegallega terutama RW 01,â jelasPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bogor Hanafi, Sabtu.
Dia mengatakan, pekan depan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bersama konsultan perencana dijadwalkan survei ke lapangan, untuk mengkaji secara teknis kebutuhan yang perlu dilakukan guna mengatasi banjir ini. Setelah kajian selesai, kata Hanafi, hasilnya segera dikomunikasikan dengan DPRD Kota Bogor dan diusulkan masuk ke dalam anggaran perubahan 2025.
Hanafi juga telah menyampaikan kepada warga bahwa jika hasil kajian nantinya mengharuskan pembongkaran rumah, konsekuensi tersebut harus diterima.
âMenurut ketua RW, dulunya di atas salah satu rumah warga merupakan bagian dari sungai besar. Karena ada rumah, drainase pun menjadi menyempit,â jelasnya.
Dari laporan yang diterimanya, beberapa pekan lalu Kampung RW 01 sempat dilanda banjir setinggi 1,5 meter setelah diguyur hujan deras yang menyebabkan air di anak sungai Ciparigi meluap. âAirnya meluap ditambah terjadi penyempitan saluran air akibat adanya rumah warga di atas drainase,â ujar Hanafi.
Lurah Tegallega Hardi Suhardiman mengatakan, saat kejadian rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan air, sehingga penghuni rumah terpaksa mengungsi. Di sini memang sudah sering banjir. Masyarakat selalu was-was kalau hujan deras. Makanya, masyarakat sangat berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki ini.
Tim dari Dinas PUPR serta Dinas Perumahan dan Permukiman turut mengecek kondisi, apakah dapat dilakukan perbaikan atau pembuatan sodetan baru untuk menampung air sungai ketika terjadi hujan deras. Untuk rumah yang mengalami kerusakan, Pemkot sudah mengajukan perbaikan melalui dana RTLH dan BTT. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Rumah Hancur, Penghuninya Tewas Akibat Ledakan Petasan
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Korea Selatan Menuju Piala Dunia 2026 di Tengah Tekanan dan Kritik
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Saham Asia Anjlok, Harga Minyak Mentah di Atas $100 di Tengah Kebuntuan AS-Iran
-
Dampak Ngeri AI bagi Keamanan Negara, Jepang Mulai Bentengi Sektor Vital
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.