Merasa Lebih Banyak “Hoki” di Coppa Itala, Juve Fokus di Sini
Selasa, 17 Des 2024, 07:06 WIBTURIN - Juventus akan menjauh sejenak dari performa buruk di Serie A. Dia memulai upaya mempertahankan gelar Coppa Italia, Rabu (18/12) dini hari WIB, saat menjamu Cagliari di Turin. Juventus yang sedang kesulitan menatap laga ini karena keterlibatan di kompetisi Eropa, lawannya dari Sardinia, Cagliari, telah melewati dua babak sebelumnya untuk mencapai 16 besar.
Tren hasil imbang terus menghantui Juventus sepanjang 2024. Dia mencatatkan empat hasil imbang berturut-turut di Serie A, termasuk pertandingan melawan tim juru kunci Venezia pada Sabtu lalu. Dalam laga itu, Juventus nyaris kalah sebelum Dusan Vlahovic mencetak gol penyama kedudukan di menit-menit akhir, memastikan hasil akhir 2-2.
Suara kekecewaan terdengar di Allianz Stadium saat peluit akhir berbunyi, mencerminkan performa buruk Juve musim ini di kandang. Dari sembilan laga Serie A di Turin, dia hanya mampu memenangkan tiga di antaranya, menjadikannya awal terburuk Juventus di kandang sejak 1988.
Meski belum terkalahkan dalam kompetisi domestik setelah 16 pertandingan, tim asuhan Thiago Motta baru menang enam kali dan kini tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen, Atalanta BC. Di Liga Champions, Juventus tampil lebih solid. Kemenangan 2-0 atas Manchester City pekan lalu membawa ke posisi 14 fase grup. Ini hanya terpaut dua poin dari delapan besar dalam dua pertandingan tersisa.
Dengan peluang terbesar untuk meraih trofi musim ini mungkin ada di Coppa Italia, Juventus kini kembali ke turnamen yang dimenangkan musim lalu dengan mengalahkan Atalanta di final. Di sisi lain, Atalanta kini telah bangkit. Setelah memenangkan Liga Eropa, dia berada di puncak klasemen Serie A dengan 10 kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 1-0 atas Cagliari akhir pekan lalu.
Dalam laga itu, Cagliari gagal menyamakan kedudukan meski menciptakan peluang berbahaya di akhir pertandingan. Sundulan Yerry Mina dan Leonardo Pavoletti yang mengarah tepat ke gawang berhasil digagalkan oleh kiper Marco Carnesecchi. Saat Juventus berjuang untuk tetap bersaing di papan atas, Cagliari tengah terlibat dalam persaingan sengit di dasar klasemen, hanya sedikit di atas zona degradasi.
Sejarah Coppa Italia tak berpihak kepada tim asal Sardinia ini. Dia hanya sekali mencapai final, tahun 1969, dan belum pernah memenangkan trofi itu. Namun, setelah menyingkirkan Carrarese dan Cremonese di babak sebelumnya, dia berharap bisa memperpanjang penderitaan Juve dan melaju ke perempat final musim ini.
Pemenang laga ini akan bertemu Empoli pada Februari, dengan keuntungan bermain di kandang. Pelatih Cagliari, Davide Nicola, berambisi menciptakan kejutan untuk mengamankan tiket ke delapan besar, yang bisa menjadi pertandingÂan sengit melawan mantan klubnya.
Kondisi Tim
Pelatih Juventus, Thiago Motta, yang kembali dari hukuman larangan mendampingi tim, kemungkinan akan meÂlaÂkukan rotasi besar jelang laga penting melawan Monza di liga. Dua pemain baru Juventus, Douglas Luiz dan Nico Gonzalez, yang pulih dari cedera, berpeluang tampil sebagai starter.
Sementara itu, Manuel Locatelli, Mattia Perin, dan Francisco Conceicao juga berharap diberi kesempatan bermain sejak awal. Dusan Vlahovic, pencetak gol terbanyak Juve dengan 11 gol dalam 19 pertandingan musim ini, kemungkinan akan diistirahatkan karena minimnya opsi pengganti sepadan. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism
-
Kolaborasi dengan Airbus, Indonesia Bidik Lompatan Besar di Industri Dirgantara
-
WEC Tunda Seri Pembuka Qatar, Balapan F1 Masuk Sorotan
-
Ruang Jeda di Ujung Bawean
-
Pandji Pragiwaksono Tabayun ke MUI soal Materi Stand up Comedy "Mens Rea", Tak Miliki Niat Bikin Kegaduhan
-
THR Sudah Cair? Ini 5 Cara Bijak Mengatur THR agar Tidak Sekadar Lewat.
-
Gempa Bumi Berkekuatan M6,3 Guncang Afghanistan Utara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.