Ini Alasannya Kenapa Indonesia Tidak Akan Tergesa-gesa Akui Pemerintahan Baru Suriah
Selasa, 17 Des 2024, 01:00 WIBJAKARTA â Indonesia tak akan tergesa-gesa mengakui pemerintahan baru Suriah usai kekuasaan rezim Bashar Al Assad berakhir pada 8 Desember. Indonesia memperhatikan dengan saksama dinamika di Suriah dan proses transisi oleh pemerintahan baru yang terdiri dari berbagai kelompok anti-rezim dengan latar belakang dan kepentingan yang berbeda.
âIndonesia tidak akan terjebak hanya untuk tergesa-gesa mengenai masalah mengakui atau tidak mengakui (pemerintahan baru Suriah), karena untuk masyarakat internasional, yang terpenting adalah bagaimana Suriah bisa kembali normal,â kata juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Rolliansyah Soemirat, yang akrab dipanggil Roy, dalam taklimat media Kemlu RI di Jakarta, Senin (16/12).
Seperti dikutip dari Antara, Roy mengatakan Indonesia menyerukan supaya para pemangku kepentingan di Suriah bisa menyepakati sebuah peta jalan bersama demi pemulihan dan kemajuan Suriah di masa depan, serta membentuk otoritas yang inklusif bagi kemakmuran rakyat.
Roy juga mengingatkan pemerintahan baru Suriah berkewajiban menjalankan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB yang belum dijalankan oleh rezim Assad.
âJangan lupa, masih banyak resolusi-resolusi terkait Suriah yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB yang tentunya harus dijalankan dan diimplementasikan oleh pihak-pihak yang selama ini terlibat langsung dalam konflik di Suriah,â kata dia.
Forum Internasional
Dia menegaskan Indonesia akan senantiasa aktif mengangkat isu Suriah dalam berbagai forum internasional, termasuk PBB.Pentingnya pemerintahan inklusif dan konsensus politik di Suriah sempat dilontarkan Wakil Menteri Luar Negeri, Anis Matta, dalam pernyataan tertulis Kemlu pada 10 Desember.
âKonsensus politik nasional, transisi demokratis yang damai, serta rekonstruksi atau pemulihan ekonomi dan pembangunan harus jadi prioritas Suriah di tahap selanjutnya,â kata dia.
Anis berharap perubahan rezim di Suriah menjadi momentum bagi rakyat negara itu untuk mewujudkan hidup yang lebih baik.Dia juga menyerukan kepada semua pihak di Suriah agar senantiasa mengutamakan keamanan dan keselamatan rakyat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Indonesia Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tentara UNIFIL Asal Prancis di Lebanon
-
Otorita Usul Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun di 2027
-
PT MRT Jakarta Layani 567.633 Pelanggan dengan Tarif Rp1 Saat HUT Jakarta ke-499
-
Suriah Umumkan Gencatan Senjata dengan Milisi Kurdi Dukungan AS di Aleppo
-
Insiden Gas Bocor Guncang Pabrik Kertas di Gifu Jepang
-
BMKG Umumkan Wilayah-Wilayah yang Paling Terdampak El Nino Sepanjang 2026
-
'Red Bands', Pasukan Khusus Suriah yang Sukses Usir Pasukan Russia dan Gulingkan Rezim Assad
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.