Jepang Bisa Terpeleset di Tangan Swedia
Kamis, 25 Jun 2026, 06:37 WIBDALLAS - Persaingan Grup F Piala Dunia 2026 memasuki fase penentuan. Jepang dan Swedia akan berhadapan di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Jumat (26/6) pagi WIB, dalam laga yang sangat menentukan bagi peluang kedua tim melaju ke babak 32 besar. Jepang cukup seri saja untuk lolos, tapi bukan tidak mungkin Swedia bisa membuatnya terpeleset.
Kedua negara sama-sama mengoleksi satu kemenangan sejauh ini, tetapi datang dengan kondisi psikologis berbeda. Jepang atau Samurai Biru baru saja menemukan momentum besar setelah mengalahkan Tunisia. Sedangkan Swedia atau Blagult harus menerima kenyataan pahit usai dihantam Belanda dengan kekalahan telak.
Jepang menjadi salah satu tim paling mencuri perhatian dalam laga kedua fase grup. Setelah hanya bermain imbang pada pertandingan pembuka, tim asuhan Hajime Moriyasu akhirnya meraih kemenangan pertama mereka di turnamen ini dengan cara meyakinkan.
Samurai Biru mencatat sejarah sebagai tim Asia pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan Piala Dunia. Tunisia yang tampil dalam kondisi penuh masalah tidak mampu membendung agresivitas Jepang sepanjang laga.
Penyerang Feyenoord, Ayase Ueda, menjadi bintang utama kemenangan tersebut. Pemain berusia 27 tahun itu mencetak dua gol sekaligus memberikan satu assist, menjadi pusat dari pesta gol Jepang.
Sementara itu, Daichi Kamada juga kembali menunjukkan peran pentingnya. Gelandang serang tersebut mencetak gol tercepat Jepang sepanjang sejarah Piala Dunia saat membobol gawang Tunisia pada menit keempat. Gol itu menjadi gol keduanya di turnamen ini, setelah sebelumnya hanya mencetak satu gol dalam 46 penampilan bersama Crystal Palace musim lalu.
Menjelang pertandingan terakhir grup, Jepang berada dalam tren luar biasa. Samurai Biru belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir, termasuk kemenangan atas tim-tim kuat seperti Brasil dan Inggris.
Dengan koleksi empat poin, Jepang berada di posisi kedua Grup F. Jika mampu mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan Belanda di laga terakhir, Jepang berhak menjadi juara grup. Hasil imbang juga cukup untuk memastikan tiket ke babak gugur.
Moriyasu menilai konsistensi menjadi kunci bagi timn asuhannya. âKami menghormati Swedia karena mereka adalah tim yang sangat kuat dan memiliki kualitas fisik luar biasa. Namun, kami tidak ingin hanya bertahan. Kami ingin bermain dengan keberanian dan menunjukkan karakter Jepang,â ujar Moriyasu.
Di sisi lain, Swedia menghadapi pertandingan ini dengan misi bangkit. Blagult sebelumnya tampil sangat mengesankan ketika mengalahkan Tunisia 5-1di laga pembuka, tetapi langsung mendapatkan pukulan keras dari Belanda.
Kekalahan tersebut menjadi catatan buruk bagi Swedia karena mereka kalah dengan selisih tiga gol atau lebih di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958. Pelatih Swedia, Graham Potter, mencoba meredakan kekhawatiran setelah kekalahan tersebut. Menurutnya, menghadapi tim elite seperti Belanda memang selalu memiliki risiko besar.
âDalam turnamen seperti Piala Dunia, pertandingan bisa berubah dengan sangat cepat. Ketika menghadapi lawan terbaik, Anda bisa mengalami hasil yang berat. Yang terpenting adalah bagaimana kami bereaksi,â ujar Potter. Swedia saat ini berada di posisi ketiga Grup F dengan tiga poin. Satu angka dari pertandingan melawan Jepang kemungkinan besar sudah cukup untuk membawa mereka lolos ke fase gugur.
Berbeda dengan edisi 2018 ketika Swedia mencapai perempat final tanpa memiliki pemain bintang besar, kini Blagult datang dengan kekuatan lini depan yang lebih menakutkan. Duet Viktor Gyokeres dan Alexander Isak menjadi salah satu pasangan penyerang yang paling diperhitungkan di turnamen ini.
Keduanya menunjukkan kombinasi yang menjanjikan. Gyokeres menawarkan kekuatan fisik dan penyelesaian akhir, sementara Isak memberikan kecepatan serta kreativitas di lini depan. Swedia juga memiliki motivasi tambahan setelah gagal tampil di Piala Dunia Qatar 2022.
Pertemuan melawan Jepang akan menjadi laga besar pertama mereka menghadapi tim Asia dalam hampir lima tahun terakhir. Dalam catatan terakhir, Swedia pernah mengalahkan Uzbekistan dalam laga persahabatan pada September 2021.
Kondisi Tim
Dari sisi skuad, Jepang datang dengan sejumlah masalah cedera. Kapten Wataru Endo harus absen dari turnamen, menjadi kehilangan besar bagi keseimbangan lini tengah Samurai Biru. Takefusa Kubo, salah satu talenta terbaik Jepang, juga masih dalam pemulihan cedera lutut yang didapat saat menghadapi Belanda.
Sedangkan Shuto Machino belum tampil karena mengalami masalah kesehatan. Swedia diperkirakan tidak banyak mengubah komposisi lini belakang meski gagal menghentikan serangan Belanda. Karl Hein dan Victor Lindelof kemungkinan tetap dipercaya sebagai duet bek tengah.
Namun, perubahan mungkin terjadi di sektor serangan. Anthony Elanga tampil mengesankan setelah masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol pada babak kedua. Penampilan itu membuatnya berpeluang masuk sebagai starter.
Di lini tengah, beberapa pemain berada dalam tekanan untuk mempertahankan tempat. Benjamin Nygren dari Celtic termasuk salah satu yang terancam kehilangan posisi, sementara gelandang muda Lucas Bergvall menjadi opsi menarik bagi Potter.
Pertandingan Jepang melawan Swedia bukan sekadar perebutan tiga poin. Ini adalah duel dua tim dengan gaya berbeda: Jepang mengandalkan organisasi, kecepatan, dan permainan kombinasi, sementara Swedia bertumpu pada kekuatan fisik serta ketajaman duet penyerang. ben/AFP/G-1
Perkiraan Formasi
Jepang 3-4-3
Suzuki
Tomiyasu, Itakura, Ito
Doan, Sano, Tanaka, Nakamura
Ito, Kamada, Ueda
Swedia 3-5-2
Nordfeldt
Lagerbielke, Hien, Lindelof
Elanga, Bergvall, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson
Gyokeres, Isak
- Timnas Jepang
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Konflik Puncak Memanas! Gubernur Papua Tengah Bentuk Tim Darurat Tangani Korban Sipil
-
Kadin Papua Perluas Pendampingan Petani, Targetkan Produksi dan Kesejahteraan Naik
-
Festival Adu Bedug dan Dondang di Bekasi Disambut Meriah Warga
-
Tomiyasu Siap Balas Kepercayaan Jepang di Piala Dunia 2026
-
Tersangka Penembakan Ditahan Setelah Trump Dievakuasi dari Jamuan Makan Malam dengan Pers
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.