Curacao vs Pantai Gading: Misi Bersejarah Dua Tim yang Memburu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Jun 2026, 07:00 WIBPHILADELPHIA â Curacao dan Pantai Gading akan saling berhadapan dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 yang berlangsung Jumat (26/6) dini hari WIB di Lincoln Financial Field, Philadelphia.
Pertandingan ini menjadi pertarungan penting bagi kedua tim yang sama-sama mengejar sejarah. Pantai Gading berada di ambang lolos ke babak 32 besar, sementara Curacao berusaha menciptakan kejutan terbesar dalam perjalanan mereka di turnamen sepak bola dunia.
Curacao sudah mencatat sejarah bahkan sebelum pertandingan dimulai. Negara kepulauan Karibia itu menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia. Meski sempat dihantam Jerman dengan kekalahan telak 7-1 pada laga pembuka, Curacao menunjukkan mental pantang menyerah ketika menahan imbang Ekuador tanpa gol pada pertandingan kedua.
Hasil tersebut menjadi malam bersejarah bagi sepak bola Curacao. Penampilan luar biasa kiper Eloy Room menjadi sorotan utama setelah melakukan 15 penyelamatan sepanjang pertandingan. Jumlah tersebut menyamai rekor penyelamatan terbanyak dalam satu laga Piala Dunia sejak pencatatan statistik dimulai pada 1966, yang sebelumnya dibuat kiper Amerika Serikat Tim Howard saat melawan Belgia pada Piala Dunia 2014.
Meski dianggap sebagai salah satu tim terlemah di Piala Dunia 2026, Curacao masih menyimpan ambisi besar. Mereka ingin menjadi negara dengan peringkat FIFA terendah sepanjang sejarah yang mampu lolos ke fase gugur.
Namun, peluang itu sangat berat. Tim asuhan Dick Advocaat wajib mengalahkan Pantai Gading dan berharap Ekuador gagal membuat kejutan ketika menghadapi Jerman.
Performa Curacao juga belum cukup meyakinkan dalam beberapa laga terakhir. Mereka hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan internasional terakhir selama delapan bulan terakhir, yakni saat menang 4-0 atas Aruba dalam laga persahabatan awal bulan ini.
Laga melawan Pantai Gading juga menjadi pengalaman pertama Curacao menghadapi tim Afrika. Jika mampu menang, mereka akan menulis babak baru dalam sejarah sepak bola nasional sekaligus menjaga mimpi tampil di fase gugur.
Di sisi lain, Pantai Gading juga datang dengan motivasi besar. Tim berjuluk The Elephants berusaha mencapai babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Dalam tiga penampilan sebelumnya, Pantai Gading selalu tersingkir di fase grup sebelum gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022.
Perjalanan mereka di Grup E sebenarnya dimulai dengan baik. Pantai Gading meraih kemenangan dramatis atas Ekuador pada pertandingan pertama. Mereka juga hampir mengalahkan Jerman setelah unggul 1-0 berkat gol kapten Franck Kessie pada babak pertama.
Namun, pertandingan berubah pada 25 menit terakhir. Deniz Undav yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak dua gol untuk Jerman, termasuk gol kemenangan pada menit ke-94, yang membuat Pantai Gading harus menerima kekalahan 1-2.
Hasil tersebut menghentikan catatan empat kemenangan beruntun Pantai Gading di semua kompetisi. Meski demikian, posisi mereka masih cukup aman.
Pantai Gading berada dua poin di atas Ekuador dan Curacao. Hasil imbang sudah cukup membawa mereka lolos sebagai runner-up Grup E, bahkan jika Ekuador mampu mengalahkan Jerman karena keunggulan rekor pertemuan.
Dengan peringkat FIFA ke-31 dunia, Pantai Gading menjadi unggulan dalam pertandingan ini. Namun, mereka harus tetap waspada menghadapi Curacao yang berada 50 tingkat lebih rendah dalam ranking FIFA.
Curacao berharap striker Jurgen Locadia bisa tampil setelah mengalami cedera ringan saat melawan Ekuador. Jika tidak memungkinkan, Gervane Kastaneer siap menggantikannya.
Duo saudara Juninho Bacuna dan Leandro Bacuna diperkirakan tetap menjadi motor permainan di lini tengah. Leandro Bacuna juga berpeluang mencatat penampilan ke-75 bersama tim nasional Curacao.
Di lini belakang, Armando Obispo kemungkinan kembali menjadi pemimpin pertahanan bersama Jurrien Gaari dan Sherel Floranus.
Pantai Gading kemungkinan kehilangan Wilfried Singo yang mengalami masalah hamstring saat menghadapi Jerman. Guela Doue diprediksi mengisi posisi bek kanan. Bek tengah Evan NâDicka sudah kembali berlatih setelah absen pada dua laga awal karena cedera paha, tetapi belum pasti langsung menjadi starter.
Di lini serang, Amad Diallo, Yan Diomande, dan Ange-Yoan Bonny diperkirakan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Curacao.
Curacao datang dengan semangat besar dan tanpa beban, tetapi kualitas fisik serta pengalaman Pantai Gading membuat mereka lebih diunggulkan.
Pantai Gading hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, sementara Curacao wajib menang. Kondisi tersebut membuat laga diprediksi berjalan terbuka dengan Curacao berusaha mengambil risiko sejak awal.
Perkiraan Susunan Pemain
Curacao (4-5-1)
Room; Brenet, Gaari, Obispo, Floranus; Fonville, Chong, Comenencia, L. Bacuna, J. Bacuna; Locadia
Pantai Gading (4-3-3)
Y. Fofana; Doue, Kossounou, Agbadou, Konan; Sangare, Kessie, Inao Oulai; Diallo, Bonny, Diomande
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Hasil Piala Dunia: Mesir Petik Kemenangan Perdana, Tundukkan Selandia Baru 3-1
-
Ceko vs Meksiko: Tuan Rumah Bidik Sapu Bersih, Ceko Berjuang Hidupkan Peluang Lolos
-
Lamine Yamal Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Lampaui Rekor Lionel Messi Usai Bobol Arab Saudi
-
Piala Dunia, Hujan Deras Membuat Laga Seru Prancis dan Irak Harus Ditunda
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.