Butuh Perjuangan Ekstra, Petugas Gabungan Gunakan Perahu Salurkan Bantuan ke Lokasi Terisolasi

Senin, 16 Des 2024, 00:59 WIB

Sukabumi - Petugas gabungan dari unsur Palang Merah Indonesia (PMI), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, TNI, Polri, dan Basarnas harus menggunakan perahu agar bantuan bisa sampai lokasi terisolasi seperti di Kampung Cikeupeul dan Cibugel, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dua kampung yang berada di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud merupakan salah satu daerah paling parah terdampak banjir bandang akibat meluapnya air Sungai Ciletuh. Bahkan, akses menuju lokasi terputus sehingga petugas harus menggunakan perahu untuk menyeberangi Sungai Ciletuh.

"Langkah ini dilakukan karena tidak ada akses jalan darat menuju lokasi. Kami pun mengimbau kepada tim yang mendistribusikan bantuan untuk berhati-hati karena hujan deras masih turun hampir setiap hari," kata Ketua PMI Kabupaten Sukabumi Hondo Suwito di Sukabumi, Minggu.

Adapun bantuan yang disalurkan pihaknya meliputi kebutuhan pokok untuk para penyintas bencana di lokasi tersebut seperti sembako, selimut, air bersih, dan perlengkapan kebersihan.

Agar bisa menyeberangi Sungai Ciletuh dan sampai ke lokasi terdampak, kata dia, petugas harus meminjam perahu milik nelayan.

Menurut Hondo, pihaknya telah menyalurkan paket bantuan kepada 25 kepala keluarga yang terdampak bencana di dua kampung itu.

Ket. Foto: Petugas gabungan mendistribusikan bantuan ke Kampung Cikeupeul dan Cibugel, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Minggu (15/12/2024), dengan menggunakan perahu. — Sumber: ANTARA/Aditya A. Rohman

Informasi yang diterima PMI Kabupaten Sukabumi akibat banjir bandang yang terjadi pada hari Rabu (4/12), ada puluhan rumah warga yang terbawa arus. Dalam bencana alam ini, tidak ada korban jiwa.

Dengan kerja sama antarlembaga dan instansi ini, lanjut dia, bantuan bisa didistribusikan ke lokasi-lokasi yang sulit dijangkau seperti Kampung Cikeupeul dan Cibugel, kemudian sampai ke tangan penyintas bencana meskipun harus menghadapi tantangan dengan medan yang sulit.

Kondisi di lapangan sangat menantang, tetapi distribusi bantuan ini menjadi prioritas PMI. Oleh karena itu, pihaknya terus berupaya agar seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.