• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Ketahui Penyebab serta Pen...

Ketahui Penyebab serta Pengobatan Radang Amandel dari IDI Blambangan Umpu

Jumat, 13 Des 2024, 12:30 WIB

Radang amandel atau tonsillitis adalah salah satu gangguan kesehatan serius yang kerap menyerang rongga mulut, terutama pada anak-anak. Penyakit ini terjadi akibat peradangan pada amandel, dua jaringan limfoid yang terletak di bagian belakang tenggorokan. Meski lebih sering menyerang anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia juga tidak luput dari risiko terkena radang amandel.

Menurut Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Blambangan Umpu dengan alamat website idiblambanganumpu.org ,menjelaskan radang amandel paling sering menyerang anak-anak, namun juga dapat menyerang orang dewasa, bahkan orang tua.

Ket. Foto: — Sumber: iStockphoto

Amandel sebenarnya melakukan banyak hal untuk mencegah infeksi. khususnya untuk anak-anak. Namun, seiring daya tahan tubuh meningkat, kelenjar kecil ini mulai tergantikan fungsinya.

Apa saja ciri-ciri terjadinya radang amandel?

Ciri-ciri radang amandel (tonsillitis) dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan penyebabnya. Berikut adalah gejala umum yang sering muncul pada penderita radang amandel meliputi:

1. Sakit tenggorokan

Penderita radang amandel akan merasakan rasa sakit pada tenggorokan. Rasa sakit yang parah saat menelan (odinofagi) adalah gejala utama radang amandel.

2. Pembengkakan amandel

Faktor lainnya meliputi pembengkakan amandel. Amandel tampak merah dan bengkak, terkadang disertai bercak putih atau kuning pada permukaannya.

3. Demam tinggi

Selain merasakan nyeri dan sakit pada tenggorokan. Penderita radang amandel juga mengalami suhu tubuh dapat meningkat, sering kali mencapai 38°C atau lebih.

4. Sulit menelan dan suara serak

Penderita radang amandel juga merasakan sulit menelan makanan. Penderita mungkin mengalami nyeri saat menelan atau kesulitan menelan makanan dan minuman. Selain itu, radang amandel juga dapat mempengaruhi suara, menyebabkan suara menjadi serak atau hilang.

5. Adanya bau mulut dan mengalami kelelahan

Penderita radang amandel juga merasakan bau mulut akibat terjadinya pembengkakan pada tenggorokan. Nafas menjadi tidak sedap akibat infeksi. Selain itu, pada anak-anak akan merasa mudah lelah akibat terjadinya radang amandel, sehingga butuh penanganan medis dengan cepat.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengobati radang amandel?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merangkum beberapa rekomendasi obat untuk mengatasi radang amandel dengan baik. Untuk mengobati radang amandel, berikut adalah beberapa obat meliputi:

1. Obat Antibiotik

Penisilin dapat digunakan jika radang amandel disebabkan oleh infeksi bakteri. Contohnya, penisilin biasanya diresepkan untuk kasus tonsilitis streptokokus. Pengobatan antibiotik biasanya berlangsung selama 10 hari, tapi dokter dapat memberikan antibiotik lain jika Anda menunjukkan tanda-tanda alergi.

2. Obat Kumur Hexadol Gargle

Hexadol Gargle adalah obat kumur paling efektif untuk mengobati radang amandel. Obat kumur ini mengandung hexetidine 0,1%, obat kumur ini efektif untuk meredakan sakit tenggorokan dan radang amandel. Gunakan 15 ml selama 30 detik pada pagi dan malam hari.

Perlu diingat bahwa penggunaan obat-obatan harus disesuaikan dengan anjuran dokter dan perlu diingat bahwa beberapa obat dapat memiliki efek samping. Untuk memaksimalkan pengobatan dan menghindari komplikasi, ikuti instruksi penggunaan yang tepat.

(IKN)

Penulis: Tim Redaksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.