• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Rawan Penyakit Jantung Kor...

Rawan Penyakit Jantung Koroner, IDI Barito Selatan Berikan Edukasi serta Pengobatannya

Kamis, 12 Des 2024, 16:30 WIB

Penyakit jantung koroner menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia. Berdasarkan data terbaru sejak tahun 2022, tercatat sebanyak 702.880 kematian akibat penyakit ini. Angka tersebut menunjukkan betapa pentingnya perhatian lebih terhadap pencegahan dan penanganan penyakit jantung.

Jantung koroner adalah kondisi yang terjadi akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner, yang bertugas menyuplai oksigen dan nutrisi ke otot jantung. Penyakit ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan stres berlebihan. Selain itu, komplikasi seperti diabetes dan hipertensi juga meningkatkan risiko terjadinya jantung koroner.

Ket. Foto: — Sumber: Davizro dari iStockphoto

Saat ini, IDI Kabupaten Barito Selatan yang beralamat website idibaritoselatan.org telah melakukan upaya untuk mengurangi penyakit jantung koroner yang telah banyak memakan jiwa.

IDI Kabupaten Barito Selatan menjelaskan betapa pentingnya program kesehatan terutama edukasi terkait bahaya penyakit jantung koroner.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit jantung koroner? 

IDI Kabupaten Barito Selatan menjelaskan bahwa penyakit jantung koroner (PJK) adalah kondisi yang terjadi akibat penyempitan atau penyumbatan arteri koroner, yang disebabkan oleh penumpukan plak lemak (aterosklerosis) di dinding arteri. Berikut adalah penyebab utama terjadinya penyakit jantung koroner meliputi:

1. Adanya gejala Aterosklerosis

Faktor utama terjadinya penyakit jantung koroner adalah Aterosklerosis. Secara umum, Aterosklerosis adalah proses penumpukan plak lemak, kolesterol, dan zat lain dalam arteri koroner, yang menyebabkan arteri menyempit dan mengurangi aliran darah ke jantung.

2. Perokok aktif

Faktor lainnya penyebab penyakit jantung koroner adalah perokok aktif. Merokok adalah faktor risiko utama yang dapat merusak dinding pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan penggumpalan darah.

3. Hipertensi dan kolesterol tinggi

Hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pembuluh darah menebal dan menyempit, meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Selain tekanan darah tinggi, kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi dan kolesterol baik (HDL) yang rendah dapat mempercepat proses aterosklerosis dan mengakibatkan penyakit jantung.

4. Obesitas dan gaya hidup yang tidak sehat

Kelebihan berat badan atau obesitas memiliki dampak buruk terhadap kesehatan. Kelebihan berat badan atau obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi, diabetes, dan kadar kolesterol tinggi.

5. Faktor genetik atau riwayat keluarga

Faktor terakhir yang mungkin menjadi penyebab penyakit jantung koroner adalah keturunan atau genetik. Hampir 70 persen, penyakit ini diwarisi oleh orang tua.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner?

Penyakit jantung koroner (PJK) dapat diobati dan dicegah dengan berbagai obat yang ditujukan untuk mengatasi faktor risiko dan gejala yang terkait. Berikut adalah obat-obatan yang direkomendasikan untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner meliputi:

1. Obat Aspirin

Aspirin biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mencegah dan mengobati penyakit jantung koroner. Obat ini dapat membantu mencegah pembekuan darah dan mengurangi risiko serangan jantung. 

2. Obat Clopidogrel

Selain aspirin, dokter akan menganjurkan untuk mengonsumsi obat Clopidogrel. Obat ini juga berfungsi untuk mengatasi angina tidak stabil, mencegah gangguan tromboemboli, pengobatan pasca pemasangan ring jantung, nyeri dada, dan sindrom koroner akut.

Pengobatan penyakit jantung koroner melibatkan kombinasi obat-obatan yang ditujukan untuk mengurangi risiko serangan jantung dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan. Konsultasi dengan dokter sangat penting untuk menentukan pengobatan yang paling sesuai berdasarkan kondisi kesehatan individu.

(IKN)

Penulis: Tim Redaksi

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.