- Home
-
- Luar Negeri
-
- Xi Jinping: Perang Dagang ...
Xi Jinping: Perang Dagang dengan AS Tidak Akan Menghasilkan Pemenang
Rabu, 11 Des 2024, 02:15 WIBBEIJING â Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Selasa (10/12), memperingatkan bahwa perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) tidak akan menghasilkan pemenang.
Dikutip dari kantor berita Agence France-Presse (AFP), menyebutkan Donald Trump,
mantan Presiden AS, melancarkan perang dagang yang melelahkan dengan Tiongkok selama masa jabatan pertamanya, mengecam dugaan pencurian kekayaan intelektual dan praktik tidak adil lainnya.
Trump bahkan telah berjanji untuk mengenakan tarif yang lebih tinggi terhadap Tiongkok setelah menjabat pada bulan Januari mendatang, tepat ketika Beijing sedang bergulat dengan pemulihan ekonomi pascapandemi yang goyah.
âPerang tarif, perang dagang, dan perang teknologi bertentangan dengan tren historis dan aturan ekonomi, dan tidak akan ada pemenangnya,â kata Xi tentang hubungan Tiongkok-AS saat bertemu dengan beberapa kepala lembaga keuangan multilateral di Beijing seperti disampaikan media pemerintah, China Central Television (CCTV).
âTiongkok bersedia menjaga dialog dengan pemerintah AS, memperluas kerja sama, mengelola perbedaan, dan mendorong perkembangan hubungan Tiongkok-AS ke arah yang stabil, sehat, dan berkelanjutan,â kata Xi.
Beijing menargetkan pertumbuhan tahunan pada tahun 2024 sekitar 5 persen, meskipun konsumsi domestik sedang lesu, pengangguran tinggi, dan krisis berkepanjangan di sektor properti yang luas.
Xi juga mengatakan selama pertemuan pada 10 Desember, Tiongkok memiliki keyakinan penuh untuk mencapai target pertumbuhannya pada tahun 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan saat data resmi menunjukkan ekspor negara itu meningkat pada bulan November pada tingkat yang lebih lambat dari yang diharapkan sementara impor menyusut lebih jauh, menggarisbawahi tantangan yang masih dihadapi Tiongkok.
Angka terakhir memperkuat perlunya lebih banyak dukungan setelah pejabat tinggi berjanji untuk menopang pertumbuhan yang tersendat.
Mulai Terlihat
Pengiriman luar negeri pada tahun 2024 telah menjadi titik terang yang langka dalam ekonomi Tiongkok, dengan pengeluaran domestik merosot dan kesulitan yang terus-menerus di sektor properti membuat para investor takut.
Ekspor melonjak 6,7 persen secara tahunan menjadi 312,3 miliar dollar AS pada bulan November, kata Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok. Angka tersebut jauh lebih lambat dibandingkan dengan angka 8,7 persen yang diperkirakan para ekonom dalam survei Bloomberg, dan jauh lebih rendah dibandingkan dengan lonjakan 12,7 persen pada bulan Oktober, yang merupakan lonjakan terkuat dalam dalam dua tahun lebih.
Data menunjukkan ekspor tumbuh 5,4 persen secara tahunan pada JanuariâNovember.
âEkspor Tiongkok mungkin merupakan kejutan positif terbesar bagi perekonomian pada tahun 2024,â tulis Lynn Song, kepala ekonom untuk Tiongkok Raya di ING.
âIni adalah salah satu alasan utama mengapa Tiongkok bertekad mencapai target pertumbuhan sekitar lima persen untuk tahun 2024,â katanya.
Para analis juga menduga lonjakan pengiriman baru-baru ini karena pembeli asing, yang takut akan kebuntuan perdagangan lainnya, berlomba-lomba untuk menghindari kemungkinan tarif apa pun terhadap barang-barang Tiongkok oleh Trump.
âKita mungkin akan melihat beberapa peningkatan ekspor dalam beberapa bulan mendatang, tetapi momentumnya kemungkinan akan melemah setelah ini selesai, kecuali jika hasil negosiasi tarif secara mengejutkan positif,â tulis Song.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Warga Kasemen Serang Sahur di Tengah Kepungan Banjir
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Semarakkan Mudik Lebaran 1447 H, KAI Wisata Hadirkan Hiburan Budaya hingga Pembagian Takjil
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Harga Minyak Anjlok Tajam setelah Trump Sebut Perang Melawan Iran akan Segera Berakhir
-
Lagi, Anggota Politbiro Tiongkok Diselidiki Lembaga Pengawas Antikorupsi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.