- Home
-
- Luar Negeri
-
- Keren Sikap Politik Ini, T...
Keren Sikap Politik Ini, Trump Tegaskan Tidak Akan Balas Dendam pada Lawan Politiknya
Selasa, 10 Des 2024, 01:00 WIBMOSKWA â Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Minggu (8/12), mengatakan tidak akan mencari cara untuk membalas lawan politiknya setelah ia menjabat.
"Saya tidak berniat untuk kembali ke masa lalu.... Balas dendam akan datang melalui kesuksesan," ujar Trump dalam wawancara dengan NBC News.
Seperti dikutip dari Antara, Trump menyebut Jaksa Khusus AS Jack Smith, yang memimpin penyelidikan terkait dugaan perannya dalam kerusuhan di Capitol pada 2021, sebagai "sangat rusakâ.
Ia menambahkan anggota komite yang menyelidiki serangan pada 6 Januari tersebut adalah "preman politik" yang seharusnya dipenjara.
Trump, yang dimakzulkan oleh Kongres dan didakwa secara pidana atas upaya bersejarahnya untuk membatalkan hasil Pemilu 2020, sekali lagi menolak untuk mengakui kekalahannya dalam pemungutan suara itu. "Tidak, untuk apa saya melakukan itu?" katanya.
Ia juga mengatakan anggota Kongres yang menyelidikinya terkait pemberontakan pada 6 Januari 2021 oleh para pendukungnya âharus masuk penjaraâ.
Sambil menekankan, ia tidak akan secara pribadi memerintahkan badan penegak hukum untuk mengadili musuh-musuh politiknya.Ia mengatakan para pejabat dapat mengambil keputusan untuk melakukannya sendiri.
Politisi Korup
Ketika ditanya apakah pilihannya untuk mengepalai FBI, Kash Patel, harus meneruskan ancamannya yang sering diajukan untuk mengejar lawan politik, Trump menjawab, "Jika mereka menganggap seseorang tidak jujur ??atau curang atau politisi korup, saya kira dia mungkin punya kewajiban untuk melakukannya."
Trump mengatakan ia akan memiliki âhak mutlakâ untuk mengadili lawan-lawannya di dalam negeri karena sebagai Presiden,dia adalah Kepala Penegak Hukum.
Namun, ia mengatakan tidak tertarik dengan hal itu, dan sebaliknya akan bekerja untuk pertumbuhan ekonomi dan mengakhiri imigrasi ilegal sehingga balasannya akan berupa kesuksesan.
Ia juga menekankan tidak akan secara khusus meminta FBI dan Departemen Kehakiman untuk menghukum mereka, meskipun ia percaya lembaga penegak hukum seharusnya menyelidikinya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.