Begini Efek Mengkonsumsi Antibiotik yang Dibeli tanpa Resep Dokter
Minggu, 08 Des 2024, 09:58 WIBJAKARTA -Â Pembelian antibiotik secara mandiri dapat memicu penggunaan antibiotik yang berlebihan dan tidak sesuai dengan aturan.
Hal ini dapat menyebabkan bakteri yang ada di dalam tubuh menjadi kebal terhadap antibiotik atau resistensi, sehingga alih-alih bakterinya terbunuh oleh antibiotik, namun justru bakteri tersebut bertambah kebal dan menjadi resistan terhadap antibiotik.
"Ini yang harus hati-hati, tubuh manusia jangan sampai resistan terhadap patogen atau kuman tertentu karena (diakibatkan) pemberian antibiotik yang salah," kata Menkes Budi Gunadi Sadikit dalam kegiatan puncak peringatan Pekan Kesadaran Resistansi Antimikroba Sedunia 2024 di Jakarta, Minggu (8/12).
Resistensi antibiotik merupakan proses alami yang terjadi ketika bakteri berevolusi untuk melawan efek antibiotik.Â
Resistensi antibiotik menjadi masalah kesehatan global yang dapat menyebabkan konsekuensi serius, termasuk rawat inap yang lama, perawatan yang mahal, dan bahkan kematian.Â
Bagaimana Resistensi Terjadi
Bakteri dapat menjadi resistan terhadap antibiotik melalui mutasi atau dengan memperoleh gen resistensi. Artinya, ketika bakteri menjadi resistan, mereka dapat terus tumbuh dan menyebabkan infeksi yang sulit atau tidak mungkin diobati.Â
Bakteri yang resistan dapat menyebar ke orang lain di tempat perawatan kesehatan atau di rumah.Â
Cara Mencegah
Masyarakat dapat mengonsumsi antibiotik hanya jika diresepkan oleh dokter, menyelesaikan pengobatan secara menyeluruh, dan tidak berbagi antibiotik dengan orang lain.Â
Beberapa contoh infeksi yang resistan terhadap antibiotik seperti MRSA, bakteri resistan antibiotik umum yang dapat menyebabkan infeksi kulit, pneumonia, dan infeksi aliran darah dan infeksi di lokasi operasi yang mengancam jiwa. Lalu, Tuberkulosis (TB) yang resistan terhadap obat.
Untuk menghindari efek samping yang tak diinginkan, Menkes Budi mewanti-wanti kepada masyarakat agar tidak membeli antibiotik tanpa resep dokter. "Jangan membeli sendiri antibiotik, harus dengan resep dokter. Itu yang paling penting buat masyarakat kita," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Arema FC Dapat Lampu Hijau Berkandang di Stadion Kanjuruhan
-
Program Rumah untuk Media, Menteri PKP Ajak Wartawan untuk Ikut Mengawasi
-
Pelabuhan Jangkar Situbondo Disiapkan Jadi Penyangga Bali, Solusi Macet Ketapang-Gilimanuk
-
Polandia-Indonesia Sepakat Genjot Volume Perdagangan Bilateral
-
Investor Tunggu Data PDB AS dan Sinyal Kebijakan The Fed, Berikut Proyeksi Rupiah Tengah Pekan Ini
-
Bupati Beltim: Pengelolaan Sampah Banyumas Layak Jadi Contoh Nasional
-
Marvel Lanjutkan Serial “Wonder Man” ke Season 2
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.