Kemenhut Soroti Peran Hutan Adat dalam Penanganan Perubahan Iklim

Kamis, 28 Nov 2024, 18:20 WIB

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan peran hutan adat dalam penanganan perubahan iklim dengan praktik berkelanjutan yang didukung oleh kearifan lokal masyarakat hukum adat dan didukung oleh penetapan hutan adat oleh pemerintah.

Yuli Prasetyo Nugroho selaku Kasubdit Penetapan Hutan Adat dan Hutan Hak pada Direktorat Penanganan Konflik Tenurial dan Hutan Adat, Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kemenhut kepada Antara di Jakarta, Kamis (28/11), menyebut praktik baik tersebut telah disampaikan dalam pertemuan Facilitatve Working Group (FWG) Local communities and Indigenous People Platform (LCIIP) ke-11 di Baku, Azerbaijan, pada 5-18 November lalu.

Ket. Foto: Yuli Prasetyo Nugroho selaku Kasubdit Penetapan Hutan Adat dan Hutan Hak Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kemenhut ketika menghadiri pertemuan LCIIP ke-11 di Baku, Azerbaijan pada 5-18 November lalu. — Sumber: ANTARA/Yuli Prasetyo Nugroho

"Best Practice of Indonesia adalah Hutan Adat yang merupakan hutan yang dilindungi dan dilestarikan berdasarkan Pengetahuan Lokal Masyarakat Adat, seperti hutan keramat, kawasan keagamaan, sumber air bersih dan lain-lain," ujar Yuli.

Dia menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut pihaknya menyoroti bahwa Indonesia miliki keragaman tidak hanya sumber daya alam, tapi juga kebudayaan dengan terdapat 1.128 suku dan 718 bahasa tersebar di 76.655 desa di nusantara, terdiri dari banyak masyarakat adat yang bersatu menjadi Indonesia.

Masyarakat hukum adat sendiri berperan sangat besar dalam upaya merespons perubahan iklim, termasuk dalam hal menjaga hutan. Hutan adat memiliki beragam peran termasuk menjamin kelangsungan hidup masyarakat adat, melestarikan ekosistem baik hutan maupun lingkungan hidup serta melindungi kearifan lokal dan pengetahuan tradisional.

"Dan sebagai salah satu strategi penyelesaian konflik terhadap masyarakat di dalam dan sekitar kawasan hutan dan juga semangat masyarakat adat adalah menjaga hutan adat dengan pengelolaan yang lestari," kata dia.

Selain itu, Indonesia memiliki kurikulum dan pendidikan adat bagi generasi muda di sekolah maupun di masyarakat. Dengan saat ini terdapat 107 sekolah adat di Indonesia dan 131 masyarakat berhak mengelola Hutan Adat di 18 provinsi dan kunci pendidikannya adalah dengan mengamalkan dan menggunakan bahasa lokal.

Menurut data Kemenhut, saat ini pengelolaan hutan adat di Indonesia sudah dilakukan 138 komunitas dengan luas 265.250 hektare. Secara keseluruhan Perhutanan Sosial telah mencapai 8 juta hektare lebih dengan 1,2 juta rumah tangga pengampunya.

"Angka ini tentunya akan sangat penting dalam partisipasi upaya mitigasi perubahan iklim," demikian Yuli Prasetyo Nugroho. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.