AS: Moskwa Gunakan Misil Eksperimen

Sabtu, 23 Nov 2024, 02:55 WIB

WASHINGTON DC - Serangan Russia terhadap Ukraina beberapa waktu lalu tidak menggunakan ICBM, tetapi misil balistik jarak menengah eksperimen. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat Amerika Serikat (AS) pada Kamis (21/11), mengecilkan signifikansi serangan tersebut.

“Russia mungkin berusaha menggunakan kemampuan ini untuk mencoba mengintimidasi Ukraina dan para pendukungnya, tetapi itu tidak akan mengubah permainan dalam konflik ini,” kata pejabat AS tersebut.

Ket. Foto: Foto yang dipublikasikan oleh Kementerian Pertahanan Russia memperlihatkan uji peluncuran misil balistik antarbenua (ICBM) pada Maret lalu. Pada Kamis (21/11), seorang pejabat AS menepis laporan Ukraina bahwa Russia telah menyerangnya dengan ICBM — Sumber: AFP/Russian Defence Ministry

Sebelumnya Ukraina menuduh Russia telah meluncurkan misil balistik antarbenua (ICBM) berkemampuan nuklir sebagai bagian dari serangan di pusat Kota Dnipro.

Pejabat AS pun mengatakan bahwa Russia kemungkinan hanya memiliki segelintir misil eksperimental ini. “Ukraina telah berhasil menahan serangan yang tak terhitung jumlahnya dari Russia, termasuk dari misil dengan hulu ledak yang jauh lebih besar dari senjata ini,” kata pejabat itu.

AS telah memberi pengarahan kepada Ukraina dan sekutunya dalam beberapa hari terakhir tentang kemungkinan penggunaan senjata tersebut oleh Russia, kata pejabat itu. Pejabat AS itu juga mengingat bahwa Presiden Joe Biden telah mengumumkan rencana awal tahun ini untuk menyediakan Ukraina dengan ratusan misil Patriot dan AMRAAM untuk memperkuat pertahanan udaranya.

“AS akan terus memberikan bantuan keamanan kepada Ukraina untuk memperkuat kemampuan, termasuk pertahanan udara, dan menempatkan Ukraina pada posisi terbaik di medan perang,” kata pejabat itu.

Ketegangan telah meningkat antara Moskwa dan sekutu Kyiv di Barat sejak pasukan Ukraina menyerang wilayah Russia dengan senjata jarak jauh yang dipasok Barat pada 19 November setelah mendapat lampu hijau dari Washington DC.

Kekhawatiran PBB

Sementara itu juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Kamis menyatakan kekhawatiran PBB atas penggunaan misil balistik jarak menengah baru oleh Russia untuk menyerang Ukraina.

“Serangan itu merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan,” kata Stephane Dujarric. “Ini adalah perkembangan lain yang mengkhawatirkan. Semua ini berjalan ke arah yang salah,” imbuh dia seraya menyerukan semua pihak untuk meredakan konflik.

Dujarric lalu mengulangi seruan Sekjen PBB Antonio Guterres agar perang diakhiri sesuai dengan hukum internasional, dan mendesak kedua pihak untuk melindungi warga sipil, tidak menyerang target sipil atau infrastruktur sipil yang kritis.

Presiden Russia, Vladimir Putin, mengatakan pada Kamis bahwa pasukan negaranya telah menyerang Ukraina dengan misil balistik hipersonik jarak menengah baru yang dijuluki Oreshnik, dalam konfigurasi “non-nuklir”.

Serangan Russia ke UKraina itu dilaksanakan setelah pekan ini AS semakin meningkatkan bantuan kepada sekutunya Ukraina dengan mengizinkan pasokan ranjau darat ­antipersonel. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

Penantian Berbuah Manis! Warga Palembang yang Gagal Tahun Lalu Kini Dapat Tiket Upacara

Demi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Warga Antre Sejak Dini Hari

Tak Kenal Medan Sulit! Polri Berhasil Tembus Tiga Wilayah Terisolasi Pascagempa Flores

Cincinnati Open 2026: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri

Waspada Gunung Anak Krakatau! Tercatat 8 Kali Letusan Disertai Lava Pijar

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

Keren! Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Satgas Galapana DPR Kawal Percepatan Penanganan Korban Gempa NTT

Metode Pembayaran Digital Terus Berkembang di Kaltara, 120 Ribu Warga Telah Gunakan QRIS

Cristiano Ronaldo Isyaratkan 2026 Jadi Tahun Terakhirnya sebagai Pesepak Bola Profesional

QRIS Makin Diminati, BI Catat 120 Ribu Warga Kalimantan Utara Sudah Menggunakannya

Jangan Salah Datang! SIM Keliling Jakarta Libur di Hari HUT RI

Pemkot Tangsel Beri Diskon 81 Persen BPHTB karena Hibah Waris

Janice Tjen Melaju ke Babak 32 Besar di Cincinnati Open Lewat Drama Tiga Set

25 Ton Bantuan Tambahan dari Pemerintah Telah Tiba di NTT

Darurat Pascagempa, Kemendikdasmen Gerak Cepat Salurkan 50 Tenda untuk Sekolah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.