Rafael Nadal Kejar Gelar Davis Cup
Senin, 18 Nov 2024, 06:57 WIBMÃLAGA - Legenda tenis dunia asal Spanyol, Rafael Nadal, berambisi menutup karirnya deÂngan meraih gelar Davis Cup di Malaga yang berlangsung pekan ini. Nadal, 38 tahun, telah berjuang melawan cedera selama beberapa tahun terakhir. Meskipun kondisinya saat ini belum jelas, perhatian dunia tenis tertuju kepada juara 22 kali Grand Slam tersebut.
Terakhir kali Nadal membawa Spanyol meraih gelar Davis Cup adalah lima tahun lalu di Madrid, menandai trofi keempatnya di ajang tersebut. Namun, dia mengakui bahwa perannya di Malaga mungkin hanya terbatas di nomor ganda, bukan tunggal.
âKita harus melihat bagaiÂmana kondisi saya di sesi latihÂan. Jika saya merasa tidak punya peluang untuk menang di tunggal, yang pertama akan memutuskan untuk tidak bermain,â tutur Nadal. Jika dia tidak siap, akan bicara dengan kapten (David Ferrer). Nadal sudah beberapa kali mengatakan kepadanya agar tidak membuat keputusan berdasarkan fakta pekan terakhir sebagai pemain tenis profesional.
Juara Prancis Open dan Wimbledon, Carlos Alcaraz, akan menjadi andalan utama Spanyol. Kehadirannya memberikan harapan bagi Nadal untuk mengakhiri karirnya dengan kemenangan. âIni mungkin salah satu turnamen paling spesial yang akan saya mainkan Turnamen terakhir Rafa, saya bisa berada di sisinya di momen-momen terakhirnya di lapangan. Saya ingin dia pensiun dengan gelar,â ujar Alcaraz.
Alcaraz sebelumnya bermain bersama Nadal di nomor ganda di Olimpiade Paris tahun ini. Mereka menciptakan momen spesial di antara dua generasi bintang tenis Spanyol. Sebagai pemain, Nadal telah mencatatkan prestasi luar biasa, termasuk medali emas tunggal di Olimpiade Beijing 2008 dan medali emas ganda di Rio 2016 bersama Marc Lopez.
Namun, cedera di penghujung karirnya membuat peringkatnya merosot ke posisi 155 dunia. Gelar terakhirnya diraih di Roland Garros tahun 2022, yang juga merupakan gelar Prancis Open ke-14 dan Grand Slam ke-22 dalam karirnya.
Tahun ini, Nadal hanya bermain empat kali di nomor tunggal, dengan pertandingan kompetitif terakhirnya terjadi di Olimpiade, saat kalah dari Novak Djokovic. Spanyol akan menghadapi Belanda di perempat final yang berlangsung Selasa (19/11), dengan pemenang melaju ke semifinal untuk bertemu Jerman atau Kanada. Penggemar tenis berharap menyaksikan pertemuan Alcaraz dan bintang muda dunia, Jannik Sinner, di final. Italia, yang merupakan juara bertahan, menjadi favorit kuat dengan Sinner sebagai pemain kunci.
Di sisi lain, Amerika Serikat, yang telah meraih rekor 32 gelar Davis Cup, juga menjadi kandidat kuat dengan Taylor Fritz sebagai ujung tombak. Turnamen ini digelar di lapangan keras indoor di arena Martin Carpena. Meski pertandingan sempat tertunda akibat peringatan cuaca menyusul banjir di wilayah timur Spanyol, semangat para pemain tidak surut.ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Italia Tanpa Sinner Taklukkan Spanyol, Lengkapi Hat-trick Juara Piala Davis
-
Polres Situbondo Tilang 63 Pengendara dalam Dua Hari Operasi Patuh
-
Pemkot Kediri: Koperasi Kelurahan Merah Putih Harus Sesuai Kebutuhan
-
Toshiba Hadirkan Japandi Series Bergaya Jepang-Skandinavia
-
Disnakertrans Kalsel Gelar Bursa Kerja 2025, Sediakan 1.969 Lowongan.
-
Kiper Muda Renato Marin Resmi Gabung PSG dari AS Roma
-
Jika Ada Petugas Potong Dana BLTS, PT Pos Indonesia Minta Jangan Ragu Adukan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.