Lagu Barunya Dianggap Mengeksploitasi Anak, Pemenang Grammy Latin Karol G Minta Maaf
Selasa, 12 Nov 2024, 10:30 WIBBOGOTA - Penyanyi reggaeton Kolombia Karol G pada hari Senin meminta maaf setelah lagu terbarunya "+57" dikritik karena melakukan seksualisasi terhadap anak di bawah umur, bahkan menuai kecaman dari presiden negaranya.
Single yang direkam bersama sesama warga Kolombia seperti J Balvin, Maluma, Feid, Ryan Castro dan Blessd dirilis Kamis lalu, tetapi telah menuai kecaman luas.
Di antara lirik lainnya, lagu itu merujuk pada seorang "mama seksi" yang baru berusia 14 tahun.
Karol G, pria berusia 33 tahun yang lima kali memenangkan penghargaan Latin Grammy, menyampaikan permintaan maaf di media sosial pada hari Senin. "Saya sadar bahwa saya masih harus belajar banyak," katanya
Lembaga Kesejahteraan Keluarga Kolombia, badan perlindungan anak resmi, mengatakan lagu tersebut mempromosikan "seksualisme di usia muda."
Pelecehan seksual anak oleh turis asing telah menjadi masalah sosial yang besar bagi Medellin, kota kelahiran penyanyi tersebut.
Lagu ini juga diserang di editorial majalah seperti Rolling Stone en Espanol, dan Presiden Kolombia Gustavo Petro di X.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Tragedi Bom di Kolombia: Ledakan di Jalan Tol Sisakan Lubang 200 Meter Kubik
-
New York Knicks Tundukkan Boston Celtics dengan Skor 112-106
-
Proteksi Tidak Cukup, Industri Harus Produktif, Efisien, dan Punya Kepastian Hukum
-
Lubang dalam Cahaya yang Berlari Lebih Cepat dari Cahaya
-
Profil Timnas Kolombia: Los Cafeteros Datang dengan Mimpi Besar dan Generasi yang Siap Bersinar
-
Kolombia vs Kongo DR: Los Cafeteros Bidik Tiket 32 Besar, Leopards Incar Sejarah Baru
-
Ancaman Krisis Kepemimpinan Akibat ‘Pasal Keranjang Sampah’
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.