Berpotensi Lanjut Melemah
Selasa, 12 Nov 2024, 08:50 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpoÂtensi melemah lanjutan, hari ini (12/11). Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap pasar menantikan data inflasi di Amerika Serikat (AS) yang akan dijadikan petunjuk terhaÂdap arah kebijakan moneter bank sentral setampat (The Fed) ke depan.Â
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi melihat rilis data inflasi AS pada 14 November mendatang. Pembacaan inti di atas 0,3 persen yang diperkirakan semakin mengurangi keÂmungkinan pelonggaran pada Desember mendatang.
Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhaÂdap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (12/11), bergerak fluktuatif, namun kembali ditutup melemah di kisaran15.670 - 15.770 rupiah per dollar AS.
Berita Terkait:
-
Tradisi Jamasan Gangsa Wayang Orang Sriwedari
-
Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
-
PP. PBVSI Targetkan Tim U-18 Indonesia Tembus Babak 4 Besar AVC Boys' Asia U18 Volleyball Championship 2026
-
Dongkrak Transaksi Aset Kripto di Tengah Demam Bola, Pintu Gelar Kompetisi Trading
-
Warga Diteror Ribuan Kutu Beras, Bulog Karawang Tindaklanjuti
-
Harga BBM Nonsubsidi Dinilai Sudah Layak Turun, Bisa Ringankan Beban Kelas Menengah dan Dongkrak Daya Beli
-
Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.