Pendidikan dan Kebudayaan Harus Saling Melengkapi
Jumat, 08 Nov 2024, 03:12 WIBJAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah, menyatakan sektor pendidikan dan kebudayaan harus saling melengkapi. Menurutnya, kementerian-kementerian yang membidangi sektor tersebut harus mampu bersinergi dalam menjalankan kebijakan dan program.
âTiga Kementerian ini baik itu pendidikan maupun budaya jadi satu sama lain saling melengkapi bukan jalan sendiri-sendiri,â ujar Ferdiansyah, dalam siaran TV Parlemen, yang diakses Kamis (7/11).
Dia menerangkan, perlu ada evaluasi kebijakan pendidikan nasional serta kemajuan kebudayaan agar ke depan sumber daya manusia Indonesia mampu bersaing pada level nasional maupun internasional. Menurutnya, kementerian yang membidangi pendidikan dan kebudayaan harus dapat mengkaji kebijakan dengan komprehensif dan mendalam.
âDalam hal dunia pendidikan dan kebudayaan yang paling penting juga apa harus juga melihat dari berbagai aspek baik itu aspek sosial ekonomi politik budaya sehingga ketika menetapkan kebijakan publik itu kita tahu situasi dan kondisi Indonesia,â jelasnya.
Sebagai informasi, dalam Kabinet Merah Putih, pendidikan dikelola oleh dua kementerian yaitu Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Adapun kebudayaan dikelola Kementerian Kebudayaan.
Ferdiansyah mengingatkan dalam membuat program prioritas ke depannya tiga kementerian harus menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Menurutnya peraturan Kemendikbudristek sebelumnya banyak yang tidak sesuai dengan UU yang berlaku.

Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah.
âSaya harap dalam menyusun program nantinya sesuai dengan undang-undang. Kami ingatkan ini pak sebelumnya peraturan Menteri yang lalu banyak yang tidak sesuai harus segera dievaluasi,â katanya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), mengatakan pihaknya sudah memiliki program prioritas untuk lima tahun ke depan. Terkait program sebelumnya, pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan program yang sudah berdampak positif di masyarakat.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyatakan,salah satu program prioritas kebudayaan yaitu revitalisasi tradisi lokal. Pihaknya bakal melestarikan seni bahasa dan kearifan lokal yang mulai memudar dengan melibatkan komunitas lokal dalam kegiatan pelestarian. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Italian Open: Sinner Melaju Mulus Jumpa Rublev di Perempat Final, Zverev Tersingkir
-
Yak Putih: Permata Atap Dunia yang Menjaga Denyut Kehidupan Himalaya
-
Pemprov Banten Lestarikan Legenda Daerah Lewat Festival Bertutur Cerita Rakyat
-
Cara Cek Status PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Pakai NIK dan NISN
-
Tingkat Kepercayaan Investor Saat Ini Jauh Lebih Rendah
-
Catat! CFD Jakarta Ditiadakan pada 31 Mei 2026 Saat Hari Raya Waisak
-
Akhir Penantian Jepang: Kapal Tanker Pertama Sukses Tembus Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.