Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset: Bagaimana Elon Musk Memanfaatkan Algoritma X untuk Kampanye Pemenangan Donald Trump di Pilpres AS

📅 Kamis, 07 Nov 2024, 11:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riset: Bagaimana Elon Musk Memanfaatkan Algoritma X untuk Kampanye Pemenangan Donald Trump di Pilpres AS Doc: AP/Evan Vucci
Ket. Elon Musk berpidato di hadapan calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump pada rapat umum kampanye di Madison Square Garden, New York, Minggu, 27 Oktober 2024.

Timothy Graham, Queensland University of Technology dan Mark Andrejevic, Monash University

Pada 13 Juli, tak lama setelah Donald Trump menjadi target percobaan pembunuhan, Elon Musk, pemilik X (sebelumnya Twitter) yang juga seorang miliarder, mengunggah cuitan kepada lebih dari 200 juta pengikutnya:

Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap dia segera pulih.

Selain pernyataan ini, Musk juga berupaya memengaruhi hasil pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) melalui berbagai cara. Dalam tiga bulan terakhir, misalnya, Musk telah menyumbang lebih dari US$100 juta (setara Rp1,57 triliun) kepada sebuah komite aksi politik bernama America PAC yang mendukung Trump.

Namun, penelitian baru kami (saat ini tersedia dalam bentuk pracetak) mengindikasikan bahwa Musk mungkin juga menggunakan pengaruhnya dengan cara yang lebih halus melalui platform X miliknya. Namun, semakin tertutupnya platform ini bagi para peneliti membuat hal ini sulit dipastikan.

Tak lama setelah Musk menyatakan dukungannya terhadap kampanye Trump, terjadi anomali lonjakan dalam jumlah engagement pada akun X-nya. Tiba-tiba, unggahan Musk mendapatkan jumlah tayangan, retweet, dan like yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan akun-akun politik terkemuka lainnya di platform tersebut.

Hal ini menimbulkan kecurigaan apakah Musk telah mengubah algoritma platform X untuk meningkatkan jangkauan unggahannya menjelang pemilihan Presiden AS. Situasi ini sekaligus menunjukkan masalah regulasi platform media sosial seperti X di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Bukan yang pertama kali

Musk memiliki rekam jejak dalam mengubah algoritma X agar kontennya bisa menjangkau lebih banyak orang.

Tahun lalu, dia dilaporkan mengerahkan tim yang terdiri dari sekitar 80 insinyur untuk meningkatkan jangkauan unggahannya secara algoritmik. Hal ini terjadi setelah cuitannya yang mendukung Philadelphia Eagles selama Super Bowl dikalahkan oleh cuitan serupa dari Presiden AS Joe Biden.

Super Bowl adalah pertandingan kejuaraan sepak bola yang diadakan setiap tahun oleh National Football League (NFL) di AS. Philadelphia Eagles adalah tim sepak bola berbasis di Philadelphia yang ikut bermain di liga tersebut.

Musk mengonfirmasi kejadian ini secara tidak langsung dengan mengunggah sebuah gambar yang menunjukkan seorang perempuan yang diberi label “tweet Elon” secara paksa memberi susu botol kepada perempuan lain yang diberi label “Twitter”.

Untuk mengetahui apakah Musk melakukan hal yang sama menjelang pemilu AS, kami membandingkan metrik interaksi Musk–seperti jumlah tayangan, retweet, dan like–dengan beberapa akun tokoh politik ternama lainnya di platform media sosial ini. Data mencakup periode dari 1 Januari 2024 hingga 25 Oktober 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.