AS Akan Jual Pesawat Peringatan Dini ke Korsel

Rabu, 06 Nov 2024, 02:55 WIB

WASHINGTON DC -  Amerika Serikat (AS) telah menyetujui potensi penjualan sistem peringatan dini dan kontrol udara kepada sekutunya, Korea Selatan (Korsel), bagian dari paket militer senilai hampir 5 miliar dollar AS.

Kementerian Luar Negeri AS mengatakan pada Senin (4/11) bahwa mereka telah menyetujui penjualan empat pesawat Peringatan Dini & Kontrol Udara (AEW&C) E-7, 10 mesin jet, dan sistem serta elemen pendukung lainnya dengan perkiraan biaya 4,92 miliar dollar AS.

Ket. Foto: Pesawat peringatan dini E-7 Wedgetails — Sumber: istimewa

Pesawat peringatan dini dan kontrol yang dikenal dengan sebutan Wedgetails itu akan memungkinkan Korsel untuk mendeteksi misil dan ancaman lainnya dengan lebih cepat dan dari jarak yang lebih jauh daripada sistem radar berbasis darat.

“Penjualan yang diusulkan ini akan meningkatkan kemampuan Korsel untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa mendatang dengan menyediakan peningkatan kemampuan intelijen, pengawasan, dan pengintaian, serta peringatan dini dan kontrol udara,” kata Kementerian Luar Negeri AS.

“Ini juga akan meningkatkan interoperabilitas komando, kontrol, komunikasi, komputer, intelijen, pengawasan, dan pengintaian Angkatan Udara Korsel dengan AS,” imbuhnya.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korsel belum mengomentari pernyataan AS ini, tetapi sumber di lembaga tersebut mengatakan bahwa Boeing yang berbasis di AS adalah salah satu dari beberapa perusahaan yang dipertimbangkan untuk proyek pesawat peringatan dini udaranya.

Misil Korut

Pengumuman AS itu muncul setelah militer Seoul mengatakan Korea Utara (Korut) menembakkan serangkaian misil balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Selasa (5/11) pagi.  Aksi Korut ini dilakukan hanya beberapa jam sebelum pilpres AS dimulai.

Kepala Staf Gabungan Korsel (JCS) mengatakan bahwa pihaknya mendeteksi peluncuran misil tersebut sekitar pukul 07.30 pagi dari wilayah Sariwon di Provinsi Hwanghae Utara. JCS kemudian menyatakan bahwa misil balistik yang diluncurkan diperkirakan sebagai roket kaliber besar 600 mm, KN-25, yang terbang sejauh 400 kilometer.

Ditambahkan pula, peluncuran misil tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap latihan militer gabungan antara Korsel, AS, dan Jepang, yang dilaksanakan dengan mengerahkan pesawat pembom strategis B-1B.

Selain itu, peluncuran misil tersebut ditafsirkan untuk memperkeruh krisis di Semenanjung Korea melalui berbagai provokasi beruntun dan untuk mengalihkan isu terkait pengiriman pasukan Korut ke Russia.

Korut juga diperkirakan masih akan melakukan berbagai provokasi tambahan dan uji coba nuklir ke-7 sesuai keputusan Kim Jong-un.

JCS juga memberikan peringatan Korut bahwa peluncuran misil balistik jarak pendek melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB, dan seluruh tanggung jawab terkait provokasi tersebut berada di tangan Pyongyang. AFP/KBS/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.