Rute Baru Wakatobi-Makassar Diharapkan Dongkrak Kunjungan Wisatawan
Minggu, 03 Nov 2024, 17:00 WIBJAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengapresiasi maskapai Super Air Jet yang membuka rute penerbangan langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan, menuju Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Diharapkan rute baru ini dapat mendongrak jumlah kunjungan wisatawan.
Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hariyanto mengatakan pembukaan penerbangan rute ini ditandai dengan inaugural flight dan pendaratan perdana pada Kamis (31/10) di Bandara Matahora, Wakatobi. Kehadiran rute ini diharapkan semakin mempermudah akses wisatawan menuju Wakatobi dari Makassar, begitupun sebaliknya.
"Aksesibilitas merupakan kunci untuk mencapai suatu tujuan, yang menyangkut kenyamanan, keamanan, dan waktu tempuh. Hal ini menjadi penting diperhatikan karena semakin tinggi aksesibilitas semakin mudah untuk dijangkau dan semakin tinggi tingkat kenyamanan wisatawan untuk datang berkunjung," kata Hariyanto dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.
Ia juga mengungkapkan, pembukaan rute penerbangan langsung Makassar-Wakatobi ini akan menambah konektivitas melalui jalur udara yang memudahkan wisatawan untuk bepergian sekaligus meningkatkan perekonomian di Wakatobi. Terlebih, Wakatobi merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional.
"Dengan dibukanya kembali aksesibilitas penerbangan menuju dan dari Wakatobi oleh maskapai Penerbangan Super air Jet diharapkan dapat mendukung fokus pengembangan destinasi pariwisata prioritas Wakatobi, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Wakatobi, Sulawesi Tenggara," katanya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf, Bambang Cahyo Murdoko, yang hadir langsung dalam Inaugural Flight ini mengungkapkan kehadiran rute penerbangan Makassar-Wakatobi ini bisa menjadi langkah awal untuk menjadikan Wakatobi sebagai salah satu destinasi wisata berkelas dunia di Indonesia.
"Ini merupakan awal dari upaya mewujudkan visi Wakatobi dalam Rencana Induk Pengembangan Destinasi Nasional sebagai destinasi berkelas dunia yang lestari dengan masyarakat yang sejahtera," katanya.
Bambang juga mengatakan bahwa pariwisata berkelas dunia berarti pariwisata berkualitas dalam arti ramah lingkungan, mengedepankan karakteristik lokal, dikelola secara profesional, mewah karena suasana alami dan tradisionalitas yang tetap terjaga.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
KKP Tancap Gas Bangun 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih, Pesisir Jadi Poros Baru Ekonomi
-
Pemkot Bogor Siapkan WFH untuk Efisiensi Energi
-
BPBD Jaktim Pantau Titik Rawan Banjir di Rawa Terate
-
Messi Bidik Gelar MLS Pertama Saat Miami Hadapi Vancouver yang Dipimpin Mueller
-
Kaltim Siapkan Langkah Strategis Antisipasi Peningkatan Wisatawan di Periode Libur Lebaran
-
UKP: Pengembangan Wisata Sejarah Harus Seiring Upaya Konservasi
-
Siap-siap, Gangguan Selat Hormuz Berpotensi Dongkrak Kenaikan Biaya Logistik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.