Ini Makanan yang Direkomendasikan Dokter Saraf untuk Penderita Stroke
Sabtu, 02 Nov 2024, 11:39 WIBJAKARTA - Dokter spesialis saraf merekomendasikan sejumlah makanan yang baik dan bermanfaat bagi para penderita stroke.
"Satu jelas penderita stroke itu tidak boleh merokok, karena itu menempati 18 persen sebagai faktor risiko yang cukup banyak. Kemudian butuh improvisasi kesehatan dengan mengonsumsi sayur dan buah," kata dr. Priyanka Ganesha Utami, Sp.N dari RSUD Tanjung Priok dalam diskusi daring yang diikuti di Jakarta, Jumat (1/11).
Priyanka menuturkan konsumsi sayur dan buah yang mengandung banyak mineral dapat mengimbangi kandungan lemak yang berada di dalam tubuh.
Kemudian salah satu contoh buah yang mengandung lemak baik adalah alpukat, juga kacang-kacangan.
Makanan selanjutnya yang dianjurkan adalah mengonsumsi ikan laut seperti salmon, ikan cod dan tuna, yang mengandung lebih banyak lemak baik untuk membantu pemulihan dan menjaga fisik pasien.
"Yang paling bagus lemaknya itu sebenarnya ikan laut. Tapi kebanyakan pasien pada takut untuk mengonsumsinya," ujar dia.
Lebih lanjut Priyanka mengingatkan dalam menjaga kesehatan fisik dan asupan makanan, pasien tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan seperti daging sapi, ayam, mentega, keju dalam jumlah yang berlebihan.
Apalagi jika makanan-makanan tersebut telah dipanasi secara terus-menerus.
"Berikutnya mohon kurangi makanan yang mengandung margarin, beberapa makanan fastfood itu juga tinggi kalorinya," kataPriyanka.
Dalam kesempatan itu, Priyanka menambahkan bahwa American Heart Association telah mengeluarkan rekomendasi bagi para penderita stroke untuk mengurangi makanan yang mengandung garam, guna mencegah penderita terkena hipertensi yang tidak terkontrol.
Sebab, berdasarkan data yang ia miliki hipertensi menjadi faktor risiko penyebab stroke paling tinggi yakni 56 persen, disusul oleh diabetes melitus sebesar 20 persen.
"Jadi itu adalah salah satu diet yang sehat untuk menjaga kesehatan kita," demikian penjelasan Priyanka.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Liga Champions: Kompany Puji Performa “Istimewa” Neuer Usai Bayern Taklukkan Madrid
-
Bupati Banyumas Dorong Kepala Sekolah Melek Digital dan Inovatif
-
Target penambahan kapasitas PLTB
-
Line Up Synchronize Fest 2026 Fase 1: Daftar 17 Musisi dan Jadwal Festival
-
Tabrak Kendaraan di Landasan Bandara New York, Pilot dan Kopilot Air Canada Tewas
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.