Mendikdasmen Dorong Penggunaan Bahasa Indonesia yang Santun

Rabu, 30 Okt 2024, 04:35 WIB

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang santun. Menurutnya, bahasa Indonesia bukan hanya alat komunikasi, namun merupakan tolak ukur peradaban suatu bangsa yang merdeka.

"Mari kita dorong dan gelorakan untuk berbahasa Indonesia secara santun, sebagai bagian dari peradaban dan budaya Indonesia yang luhur," ujar Mu'ti, dalam Puncak Perayaan Bulan Bahasa dan Sastra, di Jakarta, Senin (28/10) malam.

Ket. Foto: Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat menghadiri acara puncak “Bulan Bahasa dan Sastra” di Jakarta, Senin (28/10). — Sumber: ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Dia menerangkan, bahasa Indonesia adalah simbol yang menjelaskan keberadaan suatu bangsa. Di dalamnya terkandung nilai-nilai kebangsaan, identitas, dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia.

Dalam peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2024, Mu'ti mengajak untuk merefleksikan kembali peran bahasa Indonesia dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, bahasa Indonesia mesti menjadi pilar utama pendidikan kita.

"Mari kita pastikan bahwa generasi muda kita tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga cerdas dalam berbahasa karena bahasa adalah jendela pikiran dan cermin kepribadian," jelasnya.

Dia menyebut, tantangan pada masa sekarang dan yang akan datang adalah bagaimana meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia, baik lisan maupun tulisan.

Meski demikian, jangan sampai meninggalkan khazanah budaya dan bahasa daerah serta karya-karya penting dalam bahasa asing.

"Kita ingin menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang lebih produktif dengan berbagai karya dan capaian yang telah diraih," tuturnya.

Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikdasmen, E. Aminudin Aziz, pada tahun 2024 pihaknya mengadakan perayaan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) dengan tema "Berbahasa Cerdas untuk Generasi Emas". Tema "Berbahasa Cerdas untuk Generasi Emas" juga sejalan dengan harapan bangsa Indonesia untuk meraih cita-cita Generasi Emas 2045 dalam rangka menyongsong 100 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Dia menerangkan, kecerdasan berbahasa berarti memiliki kompetensi literasi yang mumpuni. Dengan demikian, penggunanya mampu untuk mengolah informasi yang diterima para pengguna bahasa dan kemudian digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup. "Kompetensi literasi seperti itulah yang diimpikan untuk dimiliki bangsa ini dalam menyambut Indonesia Emas 2045," katanya.

Kualitas Pendidikan

Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, juga memastikan pelatihan guru matematika dimulai tahun 2025. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan matematika dan numerasi siswa yang menjadi arahan Presiden RI Prabowo Subianto. "Kami sedang susun programnya, mudah-mudahan bisa kita laksanakan di tahun 2025," kata Mu'ti.

Dia menerangkan, pelatihan ini akan mendukung pengenalan matematika di jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Mereka akan dikenalkan konsep dasar matematika.

Mu'ti mengatakan pengenalan matematika nantinya disesuaikan dengan tingkat kemampuan murid. Menurutnya, pengenalan matematika sejak dini sangat penting, mengingat, masih rendahnya kemampuan numerasi para siswa. "Jadi ilmu ini sangat penting dan sebagian memang kita menyadari bahwa numerasi kita kan masih rendah," katanya. ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.