Dorong Pesatnya Kebudayaan

Selasa, 29 Okt 2024, 06:25 WIB

Semasa pemerintahan Kekaisaran Gupta yang berada di wilayah India saat ini, masyarakat menjalani hidup sederhana. Harga komoditas terjangkau oleh rakyat dan kemakmuran menyeluruh memastikan bahwa kebutuhan mereka terpenuhi dengan mudah. Masyarakat lebih menyukai pola makan vegetarianisme dan menjauhi minuman beralkohol. Koin emas dan perak diterbitkan dalam jumlah besar yang merupakan indikasi umum kesehatan ekonomi.

Perdagangan dan perniagaan berkembang pesat baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Makanan, biji-bijian, rempah-rempah, garam, permata, dan emas batangan merupakan komoditas utama perdagangan pedalaman.

Ket. Foto: — Sumber: antara

Raja-raja Gupta tahu bahwa kesejahteraan kekaisaran terletak pada pemeliharaan hubungan yang baik antara berbagai komunitas. Mereka sendiri adalah Vaishnava (umat Hindu yang menyembah Sang Pencipta Tertinggi sebagai Wisnu) yang taat. Tetapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk bersikap toleran terhadap penganut agama Buddha dan Jainisme.

Biara-biara Buddha menerima sumbangan yang besar. Yijing mengamati bagaimana raja-raja Gupta mendirikan penginapan dan rumah peristirahatan bagi para biksu Buddha dan peziarah lainnya. Sebagai situs pendidikan dan pertukaran budaya yang utama, Nalanda menjadi makmur di bawah perlindungan mereka.

Jainisme kepercayaan yang mengajarkan jalan menuju kemurnian dan pencerahan spiritual melalui non kekerasan disiplin (tidak melukai) semua makhluk hidup, berkembang pesat di Benggala utara, Gorakhpur, Udayagiri, dan Gujarat. Beberapa lembaga Jain ada di seluruh kekaisaran dan dewan Jain merupakan kejadian yang rutin.

Bahasa Sansekerta sekali lagi mencapai status sebagai bahasa perantara (lingua franca) dan berhasil mencapai tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya. Penyair dan penulis drama Kalidasa menciptakan epos seperti Abhijnanasakuntalam, Malavikagnimitram, Raghuvansha, dan Kumarsambhaba.

Harishena, seorang penyair, panegyrist, dan pemain suling terkenal, menggubah Allahabad Prasasti, Sudraka menulis Mricchakatika, Vishakhadatta menciptakan Mudrarakshasa, dan Vishnusharma menulis Panchatantra. Vararuchi, Baudhayana, Ishwar Krishna, dan Bhartrihari berkontribusi pada linguistik, filsafat, dan sains Sansekerta dan Prakrit.

Varahamihira menulis Brihatsamhita dan juga berkontribusi pada bidang astronomi dan astrologi. Ahli matematika dan astronom jenius Aryabhata menulis Surya Siddhanta yang mencakup beberapa aspek geometri, trigonometri, dan kosmologi.

Shanku mengabdikan dirinya untuk menciptakan teks tentang geografi. Penemuan Dhanvantri membantu sistem pengobatan India Ayurveda menjadi lebih halus dan efisien. Para dokter terampil dalam praktik bedah dan dilakukan inokulasi terhadap penyakit menular.

Gelombang intelektual ini tidak terbatas pada kalangan istana atau bangsawan. Orang-orang didorong untuk mempelajari nuansa sastra Sansekerta, pidato, debat intelektual, musik, dan lukisan. Beberapa lembaga pendidikan didirikan dan lembaga-lembaga yang sudah ada terus mendapat dukungan. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.