Bandara Changi Mulai Terapkan Sepenuhnya Sistem Imigrasi Tanpa Paspor

Sabtu, 26 Okt 2024, 09:05 WIB

Otoritas Imigrasi Singapura resmi menerapkan sepenuhnya pemeriksaan imigrasi tanpa paspor di keempat terminal Bandara Changi sejak 30 September 2024. Kini, wisatawan hanya memerlukan waktu selama 10 detik untuk melewati proses imigrasi.

Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) mengungkapkan, hampir 1,5 juta pelancong telah melewati proses imigrasi tanpa harus menunjukkan paspor per 15 Oktober 2024.

Ket. Foto: — Sumber: The Straits Times/KUA CHEE SIONG

Asisten Komisioner Senior Alan Koo, Komandan (Bandara) ICA mengatakan bahwa inisiatif ini telah mengurangi rata-rata waktu pemeriksaan per pelancong sebesar 60 persen, dari 25 detik menjadi 10 detik.

"Dengan pemeriksaan otomatis yang menjadi hal yang biasa di pos pemeriksaan kami, petugas kami sekarang dipindahkan untuk mengambil peran pekerjaan yang bernilai lebih tinggi, seperti mewawancarai dan membuat profil, untuk menjaga perbatasan Singapura," kata Alan Koo, dikutip dari CNA, Jumat (25/10).

Inspektur Pos Pemeriksaan Md Firdaus Rosli, yang telah bekerja di ICA selama 17 tahun, telah menyaksikan secara langsung adopsi teknologi ini secara bertahap. Sebagai petugas penilaian dan investigasi, CI Firdaus membuat profil pelancong dan mewawancarai siapa pun yang menarik, sebelum memberikan izin imigrasi kepada mereka. Di masa lalu, semua proses perizinan dilakukan secara manual oleh petugas di loket, kenangnya.

"Biasanya akan ada antrian panjang dan waktu tunggu yang lebih lama untuk semua pelancong, dan itu akan membuat para petugas stres dan tertekan karena melihat antrian yang panjang. Pemudik juga merasa sangat lesu, dan terkadang akan ada keluhan," ujar CI Firdaus.

"Konsep izin yang baru telah mengurangi waktu secara signifikan," tambahnya.

Dia menambahkan bahwa sistem baru ini telah membantu petugas mengatasi hambatan bahasa yang mungkin terjadi pada wisatawan asing yang datang, karena mesin-mesin ini menggunakan bahasa asing yang umum digunakan seperti Bahasa Indonesia dan Mandarin.

Di bawah inisiatif ini, penduduk Singapura yang datang dan pergi yang meliputi warga negara Singapura, penduduk tetap, dan pemegang izin tinggal jangka panjang dapat melewati proses imigrasi hanya dengan menggunakan biometrik wajah dan iris mata.

Namun, sistem ini tidak mencakup anak-anak di bawah usia enam tahun, karena ciri-ciri fisik dan biometrik kelompok ini masih dalam tahap pengembangan dan mungkin belum dapat menjadi alat autentikasi yang dapat diandalkan.

Semua pengunjung asing juga dapat menggunakan metode pemeriksaan tersebut saat mereka meninggalkan negara ini, karena rincian biometrik mereka akan diambil saat mereka tiba.

"Semua pengunjung asing masih harus menunjukkan paspor mereka untuk pemeriksaan imigrasi setibanya di Singapura," ICA mengingatkan para pelancong.

Badan ini menekankan bahwa para pelancong harus tetap membawa paspor mereka, karena dokumen-dokumen tersebut mungkin diperlukan untuk pemeriksaan imigrasi di negara tujuan mereka. Sistem ini selanjutnya akan diterapkan di Marina Bay Cruise Centre pada bulan Desember.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.