Rupiah Masih Tertekan
Kamis, 24 Okt 2024, 07:58 WIBJAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, hari ini (24/10). Sentimen eksternal diperkirakan masih dominan mempengaruhi pergerakan rupiah.
Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong melihat rupiah masih lanjut tertekan lantaran absennya data ekonomi. Investor lebih cenderung mengantisipasi pidato dari beberapa pejabat the Fed dan memantau perkembangan seputar pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) dan situasi di Timur Tengah.
Karenanya, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Kamis (24/10), bergerak di kisaran 15.600-15.700 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, kurs rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Rabu (23/10) sore, melemah 60 poin atau 0,38 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.627 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang masih berlangsung di Timur Tengah.
"Geopolitik juga mendukung dollar AS karena dollar AS adalah mata uang safe haven dimana geopolitik yang memanas membawa aliran menuju ke mata uang safe haven dunia," kata analis Finex Brahmantya Himawan di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Rupiah Terancam Melemah - 06 Oktober 2026
-
Kemarau Ekstrem, Pemkot Jambi Distribusikan 1,9 Juta Liter Air Bersih untuk Warga
-
Pelemahan Nilai tukar rupiah
-
Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
-
Penghulu hingga Tokoh Agama Bisa Jadi Agen Perlinsos Bantu Warga Daftar Bansos
-
Rupiah Dibayangi Gejolak MSCI - 19 Oktober 2026
-
Rupiah Tertekan Potensi Kenaikan Suku Bunga AS - 20 Oktober 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.