Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Validitas dan Keamanan Data Dukcapil
Rabu, 23 Okt 2024, 14:14 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya validitas dan keamanan data pada pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pihaknya menekankan, Dinas Dukcapil memiliki peran yang sangat strategis untuk memastikan pelayanan dasar kependudukan terpenuhi secara maksimal. Kualitas pelayanan tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi dan keamanan.
"Ini soal akurasi, validitas, kapasitas, dan juga security, karena itu saya ada di sini juga mengikuti menjalankan perintah dari Pak Menteri (Menteri Dalam Negeri) untuk memastikan hal-hal tersebut," katanya di Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Bima juga menyampaikan pentingnya mengakselerasi transformasi digital dalam pelayanan publik, salah satunya melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan integrasi Single Identity Number. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan yang lebih efisien dan aman bagi seluruh masyarakat.
"Jadi, pelayanan dasar terpenuhi dengan baik dan dipastikan keamanan, kapasitas terpenuhi, sembari juga melakukan updating dari progres rencana kita menerapkan SPBE, yang nanti ada Single One Admission Number, semua itu harus diakselerasi," ujarnya.
Hal tersebut sejalan dengan visi Kemendagri dalam upaya yang berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dari segi peningkatan kualitas validitas data, infrastruktur, dan keamanan. "Tidak mungkin pelayanan dasar itu terpenuhi secara maksimal kalau pertama datanya tidak valid, yang kedua tidak didukung oleh kapasitas atau infrastruktur, yang ketiga security-nya tidak terjamin," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bima juga berbagi pengalamannya saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bogor. Dirinya mengaku sering pergi ke Dinas Dukcapil Kota Bogor untuk mengurus berbagai keperluan kependudukan sebagai wujud dari pelayanan kepada masyarakat.
"Dukcapil di sini (saya) baru, tapi kalau Dukcapil di Kota Bogor rasanya setiap minggu juga nongkrong di sana," pungkasnya.
(IKN)
Penulis: Tim Redaksi
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kirim 198 Ton Beras Banpang untuk 9.938 KPM di Kota Pariaman
-
AMD Perkuat Dominasi di Superkomputer Dunia, Tenagai Empat dari 10 Sistem Tercepat Global
-
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Kembali Gelar Pertemuan
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif
-
Piala Dunia, Beban Berat Dipikul Australia untuk Selamatkan Martabat Asia
-
Menggunakan Daur Ulang Sampah Plastik untuk Papan Nama Jalan
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.