- Home
-
- Luar Negeri
-
- Borrell Sebut Keamanan Uni...
Borrell Sebut Keamanan Uni Eropa Berisiko Bila Timur Tengah Memanas
Jumat, 18 Okt 2024, 00:01 WIBMoskow - Situasi keamanan Eropa akan berada dalam bahaya nyata jika Timur Tengah memanas, serangan balasan antara Israel dan Iran memengaruhi fasilitas produksi nuklir dan minyak, kata kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell, pada Rabu (16/10).
Pada Rabu, CNN denganmengutip sejumlah sumber melaporkanbahwa Washington memperkirakan Israel akan melakukan serangan balasan terhadap Iran sebelum hari pemilihan umum Amerika Serikat (AS).
"Perang yang dimulai dengan serangan Hamas, diikuti serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) terhadap Gaza dan kemudian Lebanon," kata Borrell dalam pidatonya di Konferensi Pertahanan dan Keamanan Eropa ke-4 di Brussels.
"Kini balasan... antara Iran dan Israel bisa mencapai level tertentu yang melibatkan fasilitas nuklir, fasilitas produksi minyak, dan mungkin menghasilkan pengerahan pasukan di medan perang di Lebanon," ujar Borrell.
" Maka situasi keamanan di Eropa akan sangat, sangat berbahaya," kata Borrell menambahkan.
Pada 1 Oktober, Iran meluncurkan serangan rudal besar-besaran terhadap Israel, menyebutnya sebagai tindakan membela diri.
Militer Israel mengatakan sekitar 180 rudal balistik ditembakkan, sebagian besar berhasil dicegat.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perkuat Transformasi Brand dengan Jangkauan Layanan di 400 Kota, SMARTFREN Jagoan Sinyal
-
Banjir Bandang Terjang Gorontalo Utara, Ratusan Rumah Tertimbun Lumpur dan Kayu
-
Liburan Sekolah, Pemerintah Beri Diskon Tarif Transportasi
-
Pemerintah Kabupaten Bogor Normalisasi Irigasi di Empat Kecamatan Rawan Banjir
-
Pemprov Banten Dorong Pertanian Modern untuk Tarik Minat Generasi Muda.
-
Dorong Penerapan K3 dan MCU Berkala, BKKP Jalin Kerjasama dengan UPP Indramayu
-
Inter Milan Juara Piala Italia 2025/2026 Usai Kalahkan Lazio 2-0
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.