Dinsos Ambon Koordinasi dengan Kemensos Soal Bantuan Kaki Palsu Penyandang Disabilitas
Senin, 14 Okt 2024, 17:53 WIBAMBON - Dinas Sosial (Dinsos) Ambon, Maluku, berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk bantuan kaki palsu bagi penyandang disabilitas fisik di kota itu.
"Bantuan dari Kemensos untuk 10 orang penyandang disabilitas berupa kaki palsu melalui Sentra Wasana Bahagia UPTD Kemensos di Ternate," kata Kepala Dinsos Kota Ambon Sir Jhon Slarmanatdi Ambon, Senin.
Ia mengatakan koordinasi bantuan kaki palsu dilakukan, sehingga penyandang disabilitas dapat menggantikan fungsi kaki yang hilang. Kaki palsu dapat membantu penyandang disabilitas untuk beraktivitas, seperti berjalan tanpa gangguan.
"Penyedia rekanan Kemensos dari Bandung sudah datang ke Ambon untuk mengukur kaki palsu para penyandang disabilitas di Ambon, " katanya.
Ia mengatakan setelah kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di kota Ambon pada awal Oktober 2024, ditindaklanjuti dengan penyerahan bantuan bagi masyarakat di Provinsi Maluku.
Bantuan ini terdiri atas Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuanbuffer stockkesiapsiagaan, bantuan bakti sosial, serta santunan bagi ahli waris korban bencana kebakaran di Ambon.
Selain menerima bantuan kaki palsu, para penyandang disabilitas sensorik juga telah menerima bantuan alat bantu dengar (hearing aid) kepada 15 warga tuna rungu.
Bantuan alat bantu dengar merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam meningkatkan fungsi sosial penyandang disabilitas.
Pembagian alat bantu dengar itu, kata dia, diharapkan dapat mempermudah aktivitas penyandang disabilitas dalam meningkatkan kualitas hidup sehingga memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan berinklusi di seluruh aspek kehidupan.
Bantuan alat bantu dengar itu, menurut dia, merupakan salah satu bentuk kepedulian Kemensos dalam merangkul para disabilitas untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
"Keterbatasan APBD kita di tahun ini, kita terus koordinasi ke Kemensos untuk mendapatkan bantuan seperti kursi roda, alat bantu pendengaran, tongkat jalan, " katanya.
- Kemensos
- Disabilitas
- Maluku
- Kota Ambon
- Penyandang Disabilitas
- Ambon
- Perlindungan Disabilitas
- dinas sosial
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi
-
Tol Jambi-Rengat Rp17 Triliun Dikebut, Pembebasan Lahan Ditargetkan Tuntas Desember 2026
-
Taman Budaya Bantul Dikebut, Tahap I Ditarget Rampung Desember
-
Pemkot Bandung Berupaya Hadirkan Infrastruktur yang Ramah Bagi Pesepeda hingga Disabilitas
-
Jackie, Si Elang Botak yang Viral Mati Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Link dan Cara Cek Penerima Bansos PKH BPNT Bulan Agustus 2026
-
Menata Ulang Titik Reklame demi Menjaga Estetika Kota
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.