AS Perluas Sanksi Terhadap Armada Tanker Minyak Iran

Senin, 14 Okt 2024, 02:35 WIB

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) pada Jumat (11/10) memperluas sanksi terhadap sektor minyak dan petrokimia Iran sebagai respons terhadap serangan misil Iran ke Israel, menurut pernyataan pemerintahan Presiden Joe Biden.

Tindakan Washington DC tersebut merambah ke sektor minyak dan petrokimia, yang dimasukkan dalam perintah eksekutif yang menargetkan sektor-sektor utama ekonomi Iran. Langkah tersebut merupakan upaya menghalangi Iran mendapatkan dana segar yang dapat digunakan untuk mendukung program nuklir dan misil mereka.

Ket. Foto: Penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan — Sumber: AFP/Jim WATSON

"Pengumuman hari ini juga mencakup tindakan terhadap 'armada hantu' yang mengangkut minyak ilegal Iran ke pembeli di seluruh dunia," kata Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional AS, dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu Kementerian Keuangan AS juga mengumumkan penunjukan 16 entitas dan identifikasi 17 kapal sebagai properti yang dilarang, karena keterlibatan mereka dalam pengiriman produk minyak dan petrokimia yang mendukung Perusahaan Minyak Nasional Iran. Bersamaan dengan itu, Kementerian Luar Negeri AS juga mengambil langkah-langkah penghentian aliran uang ke program senjata Iran dan dukungan untuk proksi dan mitra teroris.SB/ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.