- Home
-
- Megapolitan
-
- Unsur Perundungan Mahasisw...
Unsur Perundungan Mahasiswi Untar yang Bunuh Diri Diselidiki
Selasa, 08 Okt 2024, 01:35 WIBMasih ingat kasus dokter kematian dokter Aulia Risma Lestari yang sedang menempuh pendidikan dokter spesialis anestesi di Universitas Diponegoro (Undip)? Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis tersebut sangat mungkin bunuh diri karena perundungan oleh para senior di Undip.
Kasusnya hingga kini belum juga tuntas. Kasus dokter Aulia belum kelar, malah sudah ada lagi kabar lagi wanita bunuh diri yang juga diduga ada unsur perundungan. Namun, kali ini mahasiswa Universitas Tarumanegara (Untar), Grogol Petamburan, Jakarta Barat berinisial E (18). Dia tewas melompat dari lantai 6B kampus tersebut.
Polisi masih menyelidiki berbagai motif, termasuk kemungkinan adanya perundungan yang dialami korban. "Untuk mendalami motif, kami akan minta keterangan kampus maupun teman-teman korban," kata Kapolsek Grogol Petamburan, Kompol Hafiz Gumilang, di Jakarta, Senin (7/10).
Pemeriksaan kampus akan dilakukan usai polisi tidak mendapatkan petunjuk dari keluarga korban yang mengarah kepada motif serta situasi korban beberapa waktu terakhir. "Dari keterangan orang tua korban sendiri bahwa korban tidak menunjukkan gelagat ataupun tanda-tanda yang bersangkutan mengalami depresi," kata Hafiz dikutip antara, melanjutkan.
Hafiz belum dapat memastikan sejumlah isu yang beredar di media sosial terkait dugaan motif korban mengakhiri hidupnya. Menurutnya, banyak sekali isu berkeliaran di luar. Tetapi dia belum berani menyimpulkan.
Hafiz menjelaskan, barang-barang korban seperti ponsel, buku catatan, maupun gadget lainnya tidak ada yang mencurigakan. Hafiz sudah membuka bersama keluarga, dan kampus. "Pemeriksaan kampus dan teman-teman korban untuk mencari kemungkinan adanya perundungan terhadap korban," tandas Hafiz.
Kronologi
Korban awalnya sudah berada di Kampus Untar pukul 09.00 WIB pada hari korban menjatuhkan diri dari lantai 6B pada Jumat (4/10). Kemudian jam 10.00 WIB mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Pada pukul sekitar 12.30 WIB yang bersangkutan ini bersama teman-temannya ke kafe sampai pukul 13.00 WIB. Kemudian 13.00 WIB sampai pukul sekitar pukul 16.30 WIB itu yang bersangkutan duduk sendiri.
Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, korban menuju ke parkiran dan memasukkan barang-barang bawaannya ke kendaraannya. Lalu pukul 18.30 WIB, korban mengarah ke lantai empat gedung parkir. "Kemudian naik ke ke pinggir gedung parkir dan terlihat oleh sekuriti," lanjut Hafiz. Oleh sekuriti, korban dimintai untuk menjauh dari pinggir gedung dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan. "Namun tidak berapa lama yang bersangkutan menjatuhkan diri," tandas Hafiz.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Gila Energi Hijau? Pemerintah Mau Jiplak Brasil Ganti BBM dengan Bahan Bakar Tebu, Awas Petani Bisa Tergusur!
-
KPK Tetapkan 5 Tersangka Kasus Korupsi Pengangkutan Bansos di Kemensos
-
Chelsea Kembali Unjuk Gigi, Tembus Semifinal Usai Tundukkan Palmeiras
-
Ledakan di SMAN 72, Peringatan Akan Pentingnya Bentengi Dunia Pendidikan dari Pengaruh Intoleran, Kekerasan, dan Perundungan
-
Mengejutkan! Kasus Bunuh Diri di Indonesia Naik, Jawa Tengah Catat Kasus Terbanyak!
-
Dony Tri dan Beckham Memuaskan Herdman Saat Lawan Bulgaria, di Piala Asean Bisa Jadi Pemain Penting
-
Diplomat Arya Daru Sangat Mungkin Meninggal Arahnya Bunuh Diri? Lakban Dibeli Bersama Istri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.