- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Siap Tingkatkan K...
Tiongkok Siap Tingkatkan Kerja Sama dengan Korea Utara
Senin, 07 Okt 2024, 02:59 WIBBEIJING - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Minggu (6/10) mengatakan kepada mitranya dari Korea Utara, Kim Jong-un, bahwa Beijing berharap bisa untuk memperdalam kerja sama yang bersahabat dengan Pyongyang, saat kedua pemimpin bertukar pesan untuk menandai ulang tahun diplomasi bilateral yang penting.
Tiongkok dan Korut adalah sekutu sosialis tradisional dan Beijing telah lama memberikan dukungan penting bagi pemerintah Pyongyang yang terisolasi secara diplomatis.
Media pemerintah di kedua negara mengatakan Xi dan Kim bertukar pesan ucapan selamat pada Minggu untuk menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik.
"Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Korut untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis, memperdalam pertukaran dan kerja sama yang bersahabat, (dan) menulis babak baru dalam persahabatan bilateral tradisional," kata Presiden Xi seperti dilansir kantor beritaXinhua.
Xi menambahkan bahwa Beijing dan Pyongyang telah bekerja sama erat untuk mendorong perdamaian dan stabilitas regional, serta menegakkan keadilan dan kesetaraan internasional," laporXinhua.
Sedangkan kantor beritaKCNAmelaporkan bahwa Kim Jong-un menyatakan bahwa Pyongyang akan terus berupaya untuk mengkonsolidasikan dan mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Korut dan Tiongkok.
Tiongkok dan Korut telah meningkatkan diplomasi sejak mengakhiri pembatasan selama bertahun-tahun yang diberlakukan selama pandemi Covid-19. Para analis mengatakan Pyongyang sangat bergantung pada perusahaan dan bank Tiongkok untuk menghindari sanksi internasional dan memperkuat militer serta ekonominya yang sedang lesu.
Hubungan bilateral tampaknya menjadi lebih kompleks dalam beberapa bulan terakhir karena Korut semakin dekat dengan sekutu utamanya lainnya, Russia, dengan Kim Jong-un mengumumkan dukungannya terhadap invasi Russia yang sedang berlangsung ke Ukraina.
Kesepakatan Pendanaan
Sementara itu dari Seoul dilaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) telah mencapai kesepakatan pembagian pendanaan baru untuk menampung pasukan Amerika di Semenanjung Korea, hanya sebulan menjelang pemilu AS.
Berdasarkan perjanjian baru yang berlaku selama lima tahun dari Perjanjian Tindakan Khusus, Korsel akan menaikkan porsi biayanya sebesar 8,3 persen menjadi 1,52 triliun won pada tahun 2026, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Korsel yang dirilis pada tanggal 4 Oktober.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa perjanjian ini akan menjadi pencapaian signifikan bagi kedua belah pihak dan akan memperkuat aliansi dan pertahanan bersama.
Penyelesaian awal pembagian biaya untuk tahun-tahun mendatang berarti pemenang pemilu AS akan menghadapi rintangan yang jelas jika presiden baru bermaksud menuntut kontribusi yang lebih tinggi dari Seoul. Pembagian biaya untuk menampung pasukan AS di Korsel sebelumnya merupakan sumber pertikaian bagi pemerintahan AS di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump.
Kesepakatan terbaru ini mungkin merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kemajuan yang dicapai selama pemerintahan pimpinan Presiden Joe Biden dalam memperdalam hubungan antara AS dan Korsel, dan juga Jepang, sebelum pemilu AS.
Pada Juli lalu, AS, Jepang, dan Korsel menandatangani kesepakatan mengenai pelatihan militer bersama dalam pertemuan di Tokyo, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi kerja sama keamanan dan meningkatkan aliansi militer sebelum pemilihan umum AS.AFP/ST/Bloomberg/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Korut Ancam Korsel Jika Terbangkan Drone ke Wilayahnya
-
Jonatan Christie Comeback Gemilang! Lolos ke Perempat Final Hylo Open 2025
-
Badan Intelijen Korsel Digerebek, Diduga Terlibat Insiden Drone di Korut
-
WNI Bikin Ulah di Jepang, Menteri Karding Bantah Kabar Tokyo Blacklist Pekerja Indonesia
-
Binus Bentuk Generasi Berdaya Saing Global Lewat Kolaborasi dengan Universitas Mitra di Asia
-
Pangkas Birokrasi Perizinan, Pemkab Bekasi Luncurkan Aplikasi BOSS
-
Tak Ada Lagi Siaran K-pop, Korsel Mulai Singkirkan Pengeras Suara Anti-Korut di Sepanjang Perbatasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.