Tiongkok Siap Tingkatkan Kerja Sama dengan Korea Utara

Senin, 07 Okt 2024, 02:59 WIB

BEIJING - Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Minggu (6/10) mengatakan kepada mitranya dari Korea Utara, Kim Jong-un, bahwa Beijing berharap bisa untuk memperdalam kerja sama yang bersahabat dengan Pyongyang, saat kedua pemimpin bertukar pesan untuk menandai ulang tahun diplomasi bilateral yang penting.

Tiongkok dan Korut adalah sekutu sosialis tradisional dan Beijing telah lama memberikan dukungan penting bagi pemerintah Pyongyang yang terisolasi secara diplomatis.

Ket. Foto: Pererat Kerja Sama l ­Presiden Tiongkok, Xi Jinping (kanan), berjabat tangan dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un, saat keduanya bertemu di Pyongyang pada 21 Juni 2019 lalu. Pada Minggu (6/10), Presiden Xi menyatakan bahwa Tiongkok berharap bisa untuk memperdalam kerja sama yang bersahabat dengan Korut setelah hubungan diplomatik menurun akibat diberlakukannya pembatasan pandemi Covid-19 selama bertahun-tahun. — Sumber: AFP/KCNA VIA KNS

Media pemerintah di kedua negara mengatakan Xi dan Kim bertukar pesan ucapan selamat pada Minggu untuk menandai peringatan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik.

"Tiongkok bersedia bekerja sama dengan pihak Korut untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi strategis, memperdalam pertukaran dan kerja sama yang bersahabat, (dan) menulis babak baru dalam persahabatan bilateral tradisional," kata Presiden Xi seperti dilansir kantor beritaXinhua.

Xi menambahkan bahwa Beijing dan Pyongyang telah bekerja sama erat untuk mendorong perdamaian dan stabilitas regional, serta menegakkan keadilan dan kesetaraan internasional," laporXinhua.

Sedangkan kantor beritaKCNAmelaporkan bahwa Kim Jong-un menyatakan bahwa Pyongyang akan terus berupaya untuk mengkonsolidasikan dan mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama antara Korut dan Tiongkok.

Tiongkok dan Korut telah meningkatkan diplomasi sejak mengakhiri pembatasan selama bertahun-tahun yang diberlakukan selama pandemi Covid-19. Para analis mengatakan Pyongyang sangat bergantung pada perusahaan dan bank Tiongkok untuk menghindari sanksi internasional dan memperkuat militer serta ekonominya yang sedang lesu.

Hubungan bilateral tampaknya menjadi lebih kompleks dalam beberapa bulan terakhir karena Korut semakin dekat dengan sekutu utamanya lainnya, Russia, dengan Kim Jong-un mengumumkan dukungannya terhadap invasi Russia yang sedang berlangsung ke Ukraina.

Kesepakatan Pendanaan

Sementara itu dari Seoul dilaporkan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) telah mencapai kesepakatan pembagian pendanaan baru untuk menampung pasukan Amerika di Semenanjung Korea, hanya sebulan menjelang pemilu AS.

Berdasarkan perjanjian baru yang berlaku selama lima tahun dari Perjanjian Tindakan Khusus, Korsel akan menaikkan porsi biayanya sebesar 8,3 persen menjadi 1,52 triliun won pada tahun 2026, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Korsel yang dirilis pada tanggal 4 Oktober.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Matthew Miller, mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa perjanjian ini akan menjadi pencapaian signifikan bagi kedua belah pihak dan akan memperkuat aliansi dan pertahanan bersama.

Penyelesaian awal pembagian biaya untuk tahun-tahun mendatang berarti pemenang pemilu AS akan menghadapi rintangan yang jelas jika presiden baru bermaksud menuntut kontribusi yang lebih tinggi dari Seoul. Pembagian biaya untuk menampung pasukan AS di Korsel sebelumnya merupakan sumber pertikaian bagi pemerintahan AS di bawah kepemimpinan mantan Presiden Donald Trump.

Kesepakatan terbaru ini mungkin merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kemajuan yang dicapai selama pemerintahan pimpinan Presiden Joe Biden dalam memperdalam hubungan antara AS dan Korsel, dan juga Jepang, sebelum pemilu AS.

Pada Juli lalu, AS, Jepang, dan Korsel menandatangani kesepakatan mengenai pelatihan militer bersama dalam pertemuan di Tokyo, dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan bagi kerja sama keamanan dan meningkatkan aliansi militer sebelum pemilihan umum AS.AFP/ST/Bloomberg/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

Incar Dana Segar, Perusahaan Milik Kampus UGM Siap IPO di Pasar Modal

BPBD Sulteng: Sanksi Pidana Akan Diberikan Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

BMKG: Kabut Asap Selimuti Pekanbaru dengan Kualitas Udara Berbahaya

Chelsea Menang 3-2 atas Fulham pada Pertandingan Pertama Liga Inggris

Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumsel.

Karhutla Riau Meluas, TNI Kerahkan Satgas Khusus untuk Percepat Penanganan.

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Dampingi Pangkodau II Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan.

Liga Italia: AS Roma Hancurkan Fiorentina 4-0, Donyell Malen Cetak Hattrick

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.