BKKBN Nyatakan Siap dengan Pembentukan Kementerian Kependudukan

Senin, 07 Okt 2024, 16:41 WIB

JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan siap dengan wacana pembentukan Kementerian Kependudukan di masa pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kami siap, para deputi juga siap (jika dibentuk Kementerian Kependudukan), jadi kita punya desain dan strateginya, sudah ada di sini karena kekuatan data itu penting ya, tanpa data kita mau bikin program seperti apa kita enggak tahu," ujar Deputi Bidang Kependudukan BKKBN, Bonivasius Prasetya Ichtiarto, saat ditemui di kantor BKKBN, Jakarta, Senin (7/10).

Ket. Foto: Deputi Bidang Kependudukan BKKBN Bonivasius Prasetya Ichtiarto (depan, kiri) menerima laporan kependudukan tingkat provinsi tahun 2024 di Kantor BKKBN, Jakarta, Senin (7/10). — Sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

Ia menegaskan, pembentukan Kementerian Kependudukan mesti menempatkan kependudukan dan pembangunan keluarga sebagai fokus utama berdasarkan data-data yang sudah ada, termasuk laporan kependudukan di tingkat nasional hingga provinsi, juga pendataan keluarga yang dilakukan setiap tahun oleh BKKBN melalui verifikasi dan validasi untuk keakuratan data.

"Yang jelas tetap kependudukan sebagai payungnya ya, karena itu mencakup multisektor, tetapi kalau BKKBN kan kita fokus kepada pembangunan keluarga dan keluarga berencana, jadi payungnya tetap kependudukan, tetapi tidak terlepas dari pembangunan keluarga yang kita kuatkan," kata dia.

Menurut dia, Indonesia masih memiliki banyak pekerjaan rumah di bidang kependudukan, di antaranya menjaga penduduk tetap seimbang dengan menjaga angka kelahiran total (TFR) tidak lebih dari 2,1 (saat ini angka TFR Indonesia 2,18), kebutuhan kontrasepsi atau KB yang tidak terpenuhi atau unmet need, serta angka stunting.

"Esensi dari sumber daya manusia di Indonesia kan di kekuatan dari pembangunan keluarga, masih banyak pekerjaan rumah, kalau dari angka kematian ibu dan bayi, walaupun sudah turun itu masih tetap menjadi target kita menuju pembangunan berkelanjutan," ucap dia.

Terkait angka stunting, di mana target Presiden Joko Widodo sebesar 14 persen di tahun 2024, namun berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, saat ini masih di angka 21,5 persen, Boni menyatakan BKKBN bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan kementerian/lembaga terkait terus melakukan intervensi serentak penimbangan dan pengukuran balita.

"Kemarin datanya kan sampel ya, jadi dengan kita melakukan kemarin intervensi serentak, dari data itu turun kok sebenarnya, di bawah 21,5 persen, tetapi nanti kita lihat hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) nanti, sekarang sedang berjalan, mungkin November atau Desember diumumkan hasilnya," papar dia. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.