Joe Biden Serukan Gencatan Senjata di Lebanon

Rabu, 02 Okt 2024, 00:00 WIB

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menyerukan agar kekerasan di Lebanon dihentikan. Harus segera dihadirkan oleh para pihak yang terlibat sebuah kesepakatan gencatan senjata di jalur Lebanon.

"Saya tahu lebih banyak dan saya merasa nyaman jika operasi dihentikan. Sekarang ini harus ada gencatan senjata di kawasan tersebut," kata Biden saat ditanya wartawan, Senin (30/9).

Ket. Foto: Presiden AS, Joe di Ruang Oval Gedung Putih di Washington, DC, AS — Sumber: AFP/MANDEL NGAN

Seperti dikutip dari Antara, Presiden Biden mengatakan dia menelepon selama dua jam pada Sabtu dan Minggu untuk membahas situasi tersebut, setelah memberi tahu wartawan pada hari Minggu bahwa dia akan berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di kemudian hari.

Biden mengatakan dia melakukan pembicaraan melalui telepon selama dua jam pada Sabtu (28/9) dan Minggu (29/9) untuk membahas situasi itu.

Sebelumnya pada Minggu, dia mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya akan berbicara dengan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu hari itu juga.

Setelah sang Presiden menyampaikan pernyataan secara singkat, juru bicaranya, Karine Jean-Pierre, mengatakan dukungan AS bagi keamanan Israel sangat kuat.

"Mereka (Israel) berada di lingkungan yang sulit... dan mereka harus memiliki kemampuan untuk membela diri. Itulah yang kami dukung. Itulah yang kami yakini. Itulah yang telah kami katakan," kata Jean-Pierre.

Meredakan Ketegangan

Jean-Pierre mengatakan AS akan berdiskusi dengan Israel tentang cara terbaik untuk maju dan menambahkan dirinya tidak akan memberikan keterangan mengenai pembicaraan diplomatik. "Pada saat yang sama, kami ingin meredakan ketegangan," ujarnya.

Departemen Luar Negeri AS sebelumnya mengatakan Israel telah memberi tahu AS bahwa saat ini mereka sedang melakukan operasi terbatas terhadap Hizbullah di Lebanon.

Ketika ditanya oleh Anadolu bagaimana AS mendefinisikan operasi terbatas tersebut, juru bicara Deplu AS, Matthew Miller, mengatakan definisi itu dibuat Israel, bukan AS.

Uni Emirat Arab (UEA), pada Selasa, menyatakan kekhawatiran mendalam atas meningkatnya eskalasi setelah Israel melancarkan operasi darat pada Selasa pagi di Lebanon selatan.

"UEA menegaskan kembali posisi teguhnya terhadap persatuan Lebanon, kedaulatan nasional, dan integritas teritorial, dengan menekankan dukungan teguh negara tersebut bagi rakyat Lebanon selama masa yang penuh tantangan ini," kata Kementerian Luar Negeri UEA dalam sebuah pernyataan.

Presiden UAE, Sheikh Mohammed Bin Zayed al-Nahyan, mengarahkan pengiriman paket bantuan mendesak senilai 100 juta dollar (sekitar 1,5 triliun rupiah) kepada rakyat Lebanon.

Menegaskan perlunya upaya internasional bersama untuk menghentikan eskalasi dan mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut, kementerian menyoroti pentingnya memberikan perlindungan penuh kepada warga sipil menurut hukum dan perjanjian internasional.

Pernyataan tersebut muncul setelah militer Israel mengatakan telah memulai "serangan darat terbatas, terlokalisasi, dan terarah berdasarkan intelijen yang tepat" terhadap kelompok Hizbullah Lebanon di desa-desa di Lebanon selatan yang dekat dengan perbatasan yang menimbulkan ancaman langsung bagi masyarakat Israel di Israel utara.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.