BMKG Ingatkan Warga Tajung Selor Waspadai Hujan Petir
Minggu, 04 Okt 2026, 15:57 WIBJAKARTA - Kondisi cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu (4/10), meski hujan berpotensi terjadi di sejumlah daerah. BMKG mengingatkan, hujan lebat secara lokal tetap mungkin terjadi akibat dinamika atmosfer di beberapa wilayah.
Prakirawan BMKG, Vita, menjelaskan terdapat sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat Aceh. Kondisi tersebut, membentuk daerah perlambatan angin serta pertemuan angin yang dapat mendukung pertumbuhan awan hujan.
"Di Pulau Sumatra, hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Padang. Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, dan Bengkulu," kata Vita dalam siaran resmi BMKG, di Jakarta, Minggu.
Untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, ia mengatakan, hujan ringan berpotensi turun di Serang, Bandung, Semarang, serta Mataram. Adapun Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Kupang diprakirakan berada dalam kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.
"Di Kalimantan, masyarakat Tanjung Selor perlu mewaspadai potensi hujan disertai petir. Hujan ringan juga berpeluang terjadi di Pontianak," ucap dia.
Sedangkan Palangka Raya dan Banjarmasin, ia memprakirakan, mengalami kondisi asap atau kabut serta Samarinda berada dalam kondisi udara kabur. Sementara di Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju.
"Gorontalo, Manado, Makassar, dan Kendari diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal. Di wilayah Maluku dan Papua, hujan ringan diprakirakan mengguyur Manokwari dan Jayapura," ujar dia.
Sedangkan Ternate, Jayawijaya, dan Merauke, ia menuturkan, berpotensi mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal. BMKG turut meminta, pengguna transportasi udara mewaspadai keberadaan awan hujan atau cumulonimbus.
Potensi awan tersebut, BMKG mengungkapkan, terpantau di sejumlah wilayah:
- Sumatrra bagian utara hingga tengah,
- Samudera Hindia sebelah barat Sumatera,
- Selat Malaka bagian utara dan tengah,
- Jawa Barat,
- Kalimantan Barat,
- Kalimantan Timur,
- Kalimantan Utara,
- Papua Pegunungan.
"Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena keberadaan awan cumulonimbus dapat memengaruhi aktivitas penerbangan. Pengguna jasa transportasi udara disarankan memantau perkembangan cuaca dan informasi penerbangan sebelum melakukan perjalanan," pungkas dia. ils/I-1
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Pasar Digital Indonesia Kian Seksi dan Menjanjikan, Pengguna Internet Tembus 250 Juta Jiwa
-
Pecah Rekor, Jumlah Warga Jepang Berusia 100 Tahun Lampaui 100.000 Jiwa
-
BMKG Ungkap Bali Sudah 123 Hari Tanpa Hujan
-
BMKG Ungkap Puncak Musim Hujan Terjadi Desember 2026
-
IRGC: Kapal Supertanker Meledak Usai Hantam Ranjau di Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.