Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ismail Sabri dan MABMI Sepakat Majukan Budaya Melayu

📅 Rabu, 02 Okt 2024, 16:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ismail Sabri dan MABMI Sepakat Majukan Budaya Melayu Doc: istimewa
Ket. Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri kesembilan Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob di Kuala Lumpur, Senin (1/10).

KUALA LUMPUR - Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri kesembilan Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob di Kuala Lumpur. Ismail Sabri juga adalah penggagas Simposium Antarabangsa Aspirasi Bahasa Melayu (SAABM) dan dikenal gigih mengangkat martabat Melayu.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, menurut Ketua Umum PB MABMI Prof DR OK Saidin SH, Rabu (2/10), dua organisasi Melayu dari kedua negara tersebut, sepakat menjalin kerja sama untuk memajukan budaya dan pendidikan masyarakat Melayu di kedua negara serumpun ini.

"MABMI memandang tinggi usaha yang digerakkan oleh Datuk Seri Ismail Sabri sebelum dan semasa Perdana Menteri Malaysia hingga hari ini. Kami menilai Pak Ismail Sabri seorang pejuang Bahasa Melayu," ujar OK Saidin saat silaturahim dengan Ismail Sabri di Kuala Lumpur, Senin (28/9) malam.

Menurut OK Saidin, telah banyak usaha yang dilaksanakan Datuk Seri Ismail, di antaranya mempromosikan Bahasa Melayu saat berpidato resmi di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada24 September 2022. Ini tidak saja menjadi sejarah tapi juga membanggakan warga Melayu," kata OKSaidin.

Ismail Sabri, menurut OK Saidin, juga gigih mendorong Bahasa Melayu menjadi Bahasa resmi Asean, karena ada sekitar 350 juta rakyat di negara kawasan ini menggunakan Bahasa Melayu dalam berkomunikasi.

"Di forum Asean, para pemimpin Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia, begitu juga Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura. Bahasa ini juga digunakan warga Thailand Selatan, Filipina Selatan, dan di sejumlah negara Asean lainnya. Akar bahasa negara-negara itu sama, yakni Melayu," ujar OK Saidin.

Dalam pertemuan dengan Ismail Sabri tersebut, OK Saidin yang didampingi pengurus PB MABMI, antara lain Asro Kamal Rokan, Datuk Adil Fredy Haberham, AzrinNaim, dan Faris Saleh Bashel, memberikan cenderamata berupa sepasang kain songket tenunan khas Batu Bara.

Ismail Sabri menyebutkan, MABMI telah memainkan peranan yang sangat penting dalam melestarikan budaya Melayu di Indonesia.

"Usaha MABMI tidak saja tertumpu untuk memperkuat budaya Melayu, tetapi juga melintasi aspek ekonomi dan pendidikan. Kita dapat berbagi pemikiran dalam memperkasakan Bahasa Melayu secara internasional," kata Ismail Sabri, yang menyatakan kesediaannya untuk hadir sebagai pembicara seminar Melayu yang diselenggarakan PB MABMI di Medan dalam waktu dekat.

MABMI yang didirikan pada 1971, adalah sebuah lembaga sosiokultural tempat berhimpunnya masyarakat Melayu Indonesia, bertujuan mengangkat, memelihara, dan mengembangkan adat kebudayaan Melayu. Cabang MABMI tersebar hampir di seluruh Indonesia, termasuk Perwakilan MABMI Malaysia, yang dilantik, Sabtu (27/9) di Kuala Lumpur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.