Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Basarnas: Pencarian tiga nelayan Cilacap yang hilang kontak masih berlanjut

📅 Minggu, 05 Jan 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Basarnas: Pencarian tiga nelayan Cilacap yang hilang kontak masih berlanjut Doc: ANTARA/HO-Basarnas Cilacap
Ket. Tim SAR gabungan di bawah koordinasi Basarnas Cilacap melakukan pencarian terhadap Kapal Kennedy beserta tiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan selatan Cilacap, Jawa Tengah, sejak Selasa (31/12).

Cilacap -- Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap Muhamad Abdullah mengatakan hingga saat ini tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap tiga nelayan asal Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang kontak.

"Memasuki hari keenam operasi SAR pencarian kapal nelayan Kennedy beserta tiga ABK-nya (anak buah kapal) yang hilang kontak di perairan selatan Cilacap, kami membagi tim SAR gabungan menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit)," katanya di Cilacap, Ahad.

Dalam hal ini, kata dia, SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air seluas 5 mil laut dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 di sebelah selatan Pantai Jetis, Kecamatan Nusawungu, Cilacap.

Sementara SRU 2 melakukan mediasi dan koordinasi dengan keluarga korban dan Rukun Nelayan Tegalkatilayu, Kelurahan Tegalkamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap, guna memberitahukan bahwa tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Kapal Kennedy beserta tiga nelayan yang hilang kontak.

"Kami juga melakukan pemapelan instansi terkait dan penyebaran Informasi ke nelayan agar apabila mendapat tanda-tanda keberadaan korban dapat memberikan informasi atau memberikan pertolongan," kata Abdullah.

Tiga nelayan yang terdiri atas Misrun (56), Sarno (38), dan Sainu Catur Prayogo (19), warga Kelurahan Tegalkamulyan, dikabarkan hilang kontak sejak hari Selasa (31/12), pukul 12.00 WIB.

Dalam hal ini, Kapal Kennedy yang membawa tiga nelayan tersebut harusnya sudah sampai di dermaga Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Cilacap pada hari Selasa (31/12), pukul 12.00 WIB, namun hingga sore belum kembali, sehingga kejadian itu dilaporkan ke Basarnas Cilacap pada pukul 18.10 WIB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.