Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPU Kampung Dukuh Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Hamdan ATT

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 19:42 WIB | Oleh:
TPU Kampung Dukuh Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Hamdan ATT Doc: ANTARA/Abdu Faisal
Ket. Penyanyi dangdut legendaris Hamdan ATT dibawa ke TPU Kampung Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur, untuk dimakamkan, Selasa (1/7).

JAKARTA - Jenazah penyanyi dangdut Hamdan ATT akan dimakamkan keluarga tak jauh dari rumah duka pada Selasa (1/7), sehabis waktu maghrib, di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kampung Dukuh, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Dimakamkan di TPU Komplek (Kampung) Dukuh," kata putra almarhum Haikal Attamimi saat ditemui di rumah duka, Selasa petang.

Haikal mendapat kabar dari adiknya terkait kondisi kesehatan sang ayah menurun sekitar pukul 11, ditandai dengan saturasi oksigen, badan sudah dingin dan sesak napas, di usianya yang ke-76 tahun.

Dari rumah di Ciputat, Haikal langsung buru-buru menyambangi rumah sang ayah untuk mengecek kondisi sang ayah.

Mengingat sang ayah sudah punya riwayat stroke, keluarga berencana membawanya ke rumah sakit dengan ambulans. Namun sayang, ayah mereka meninggal dunia sebelum sempat dibawa sekitar pukul 12 siang.

Tanda-tanda yang dirasakan keluarga sebelum itu terjadi, menurut Haikal, adalah kesulitan Hamdan ATT untuk makan dan frekuensi kontrol ke rumah sakit yang meningkat dari sebulan dua kali menjadi seminggu sekali.

Haikal mengenang bagaimana ia sangat dekat dengan ayahnya baru-baru ini, terutama setelah tamat SMA dan ia kuliah di luar kota (Bandung).

Dulu, saat kecil, ayahnya sibuk sehingga kurang waktu untuk mengobrol. Kedekatan yang sesungguhnya belakangan ini membuat mereka bisa sering mengobrol.

Meskipun ayahnya cenderung terlihat "galak" dari kecil, sejak Haikal lulus SMA, ayahnya mulai berubah menjadi lebih santai dan bisa diajak bicara seperti teman.

"Nasihat yang paling sering dari beliau, adalah soal sholat," kata Haikal. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.