Jelang HUT ke-79 TNI, 1.000 Alutsista Disiapkan untuk Parade di Monas

Selasa, 01 Okt 2024, 09:33 WIB

JAKARTA - Markas Besar TNI menyiapkan 1.000 lebih alat utama sistem senjata (alutsista) dari tiga matra untuk berparade saat upacara peringatan HUT Ke-79 TNI di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada 5 Oktober 2024.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto saat dihubungi di Jakarta, Senin (30/9), menjelaskan per hari ini sampai Rabu (2/10) seluruh prajurit peserta upacara termasuk alutsista yang dikerahkan menjalani rangkaian geladi kotor di Lapangan Silang Monas.

"Tahap geladi kotor secara menyeluruh menggabungkan latihan yang sebelumnya dilaksanakan secara parsial atau per bagian mulai dari upacara parade, demonstrasi,defilepasukan dan alutsista," kata Kapuspen TNI.

Dia melanjutkan geladi bersih untuk persiapan upacara peringatan HUT Ke-79 TNI dijadwalkan berlangsung dua hari setelahnya yaitu pada Kamis (3/10).

Dalam puncak peringatan HUT Ke-79 TNI di Monas itu, sebanyak 100.000 prajurit dikerahkan untuk terlibat sebagai pasukan peserta upacara, pengawak alutsista, peserta demonstrasi,defilepasukan, dan petugas pengamanan.

Sementara itu, untuk parade alutsista, ada 1.059 alutsista dari tiga matra yang dikerahkan oleh TNI untuk upacara itu. Alutsista-alutsista itu, sebagaimana disampaikan oleh Kapuspen TNI, di antaranya mencakup kendaraan taktis, kendaraan tempur, tank-tank amfibi, truk pengangkut pasukan, dan sistem peluncur senjata.

Dari jajaran alutsista TNI Angkatan Darat, alutsista yang dipersiapkan untuk berparade saat HUT Ke-79 TNI antara lain truk-truk pengangkut pasukan, kendaraan taktis Maung, kendaraan taktis Bushmaster, kendaraan taktis Anoa, ATV, kendaraan taktis PJD Motoris yang merupakan hasil inovasi dari Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad), kemudian perangkat komunikasi darurat (ECS), truk dekontaminasi bahaya kimiawi, biologi, radiologi, dan nuklir (KBRN) dari Detasemen Nuklir, Biologi, dan Kimia (Nubika) Pusat Zeni TNI AD, REV (relay vehicle) Komodo, alat pertahanan udara MPCV (multi-purpose combat vehicle) yang mengangkut dua rudal Mistral, perangkat peluncur rudal ringan (LML), kendaraan logistik, kendaraan untuk menyaring air menjadi air bersih, kendaraan sanitasi, kendaraan tempur Pandur II 8x8 IFV, kendaraan taktis Anoa 6x6 APC, Anoa 6x6 Command, kendaraan tempur Badak 6x6, meriam Caesar 155mm/gs, peluncur roket MLRS Astros II,fourtrackway, tank Leopard, kendaraan tempur infanteri (IFV) tank Marder, medium tank Harimau buatan PT Pindad bekerja sama dengan FNSS Turki.

Dari jajaran alutsista TNI AL, alutsista yang dipersiapkan untuk parade mencakup kendaraan penyelam, perahu cepat RHIB, rudal jarak jauh untuk pertempuran antikapal Yakhont buatan Rusia, rudal jelajah Exocet MM40 Block 3 buatan MDBA Perancis, tank amfibi BTR4, tank amfibi BMP 3F, BTR 50P, BTR 50 PK, LVT 7, dan tank ringan amfibi PT 76M yang ketiga tank itu saat ini memperkuat Korps Marinir TNI AL.

Kemudian, dari jajaran TNI Angkatan Udara, selain pesawat angkut, pesawat tempur, dan helikopter, alutsista yang dipersiapkan untuk berparade, di antaranya kendaraan khusus untuk dekontaminasi Decon Truck, kendaraan khusus tangga untuk Satbravo 90 Kopasgat MIT Ares, kendaraan dapur lapangan, pengacau sinual (GPSjammer), radar Smart Hunter TH-S311, radar MLAAD-SR (mobile law altitude air defense-surveillance radar) yang digunakan Satkomlek TNI AU, dan perangkatanti-droneSMS DX.

Kemudian ada juga jajaran mobil-mobil klasik dan motor gede dari komunitas.

Dalam acara HUT Ke-79 TNI, selepas upacara, yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, prajurit TNI dari tiga matra bakal menampilkan sejumlah demonstrasi atau unjuk kemampuan, yaitu demonstrasi bela diri, demonstrasi pasukan berkuda dari Kavaleri TNI AD, terjun payung (free fall), demonstrasi kemampuananti-drone, pertunjukan aerobatik dari penerbang TNI Angkatan Udara Jupiter Aerobatic Team (JAT) dan dari penerbang TNI Angkatan Laut Rajawali Flight.

Kemudian, selepas unjuk kemampuan itu, rangkaian acara HUT Ke-79 TNI di Monas ditutup dengan panggung rakyat yang menampilkan sejumlah musisi dan band seperti Slank, Dewa, Ari Lasso, dan NDX.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.