Bus Sekolah dengan 44 Siswa Terbakar di Thailand

Selasa, 01 Okt 2024, 17:23 WIB

BANGKOK - Kebakaran hebat telah menghanguskan sebuah bus yang membawa 44 siswa dan guru dalam perjalanan sekolah di luar Bangkok, dengan sekitar 25 orang dikhawatirkan tewas.

Dilansir oleh The Guardian, Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, mengatakan ada korban jiwa dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Ket. Foto: Hingga 25 siswa dan guru dikhawatirkan tewas setelah kebakaran yang dilaporkan dimulai setelah ban pecah menyebabkan kendaraan mengalami kecelakaan. — Sumber: Istimewa

Menteri Perhubungan, Suriya Jungrungreangkit, mengatakan jumlah korban tewas belum jelas tetapi 25 orang tidak diketahui keberadaannya setelah kebakaran tersebut.

"Laporan awal menyebutkan ada 44 orang di dalam pesawat, 38 siswa dan enam guru. Sejauh yang kami ketahui, tiga guru dan 16 siswa berhasil keluar," katanya kepada wartawan.

"Untuk mereka yang masih hilang, kami belum tahu pasti."

Bus tersebut sedang membawa pelajar dari provinsi Uthai Thani ketika bannya pecah di jalan raya di pinggiran utara Bangkok, menyebabkan kendaraan itu menabrak penghalang, kata seorang pekerja penyelamat dalam rekaman yang disiarkan di Televisi lokal.

Bus itu menggunakan bahan bakar gas terkompresi dan tabrakan tersebut memicu kebakaran pada tangki bahan bakarnya, kata petugas penyelamat.

Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan api melahap bus saat terbakar di bawah jalan layang, gumpalan asap hitam pekat mengepul ke angkasa.

"Saya mendengar tentang kebakaran pada bus yang membawa mahasiswa dari Uthai Thani … yang mengakibatkan kematian dan cedera," tulis Paetongtarn di X.

"Sebagai seorang ibu, saya ingin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang terluka dan meninggal."

Api telah padam tetapi petugas penyelamat harus menunggu bus menjadi dingin sebelum mencari mayat, kata seorang petugas penyelamat.

Thailand memiliki salah satu catatan keselamatan jalan terburuk di dunia, dengan kendaraan yang tidak aman dan cara mengemudi yang buruk berkontribusi terhadap tingginya angka kematian tahunan.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.