Teleskop Hubble Temukan Galaksi Spiral di 'Jam' Kosmik

Sabtu, 28 Sep 2024, 16:00 WIB

Gambar baru yang menakjubkan dari Teleskop Luar Angkasa Hubble menangkap galaksi spiral terang pada kemiringan diagonal, menyerupai bandul yang berayun maju mundur melalui ruang.

Galaksi yang disebut IC 1954 ini terletak sekitar 45 juta tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Horologium, The Clock. Galaksi ini memiliki garis terang di bagian tengah dan dua lengan spiral besar yang berkelok-kelok yang dipenuhi awan debu gelap dan berbintik-bintik biru dan merah muda yang bersinar.

Ket. Foto: Galaksi spiral IC 1954 terletak sekitar 45 juta tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Horologium, The Clock. — Sumber: Space/ESA/Hubble & NASA, D. Thilker, J. Lee dan Ti

Pengamatan terkini IC 1954 menawarkan pandangan yang lebih baik terhadap wilayah pembentuk bintang galaksi tersebut dibandingkan dengan gambar Hubble sebelumnya yang dirilis pada tahun 2021. Gambar baru tersebut mencakup data H-alpha, yang diwakili oleh area merah terang tempat hidrogen hadir, yang memberi makan bintang-bintang baru.

"Peningkatan cakupan nebula pembentuk bintang, yang merupakan pemancar utama cahaya merah H-alfa, dapat dilihat pada banyak bintik merah muda yang bersinar di seluruh cakram galaksi," kata pejabat Badan Antariksa Eropa (ESA) dalam sebuah pernyataan yang merilis gambar baru tersebut, seperti dikutip Space.

"Menariknya, beberapa astronom berpendapat bahwa 'batang' galaksi tersebut sebenarnya adalah wilayah pembentuk bintang yang energik yang kebetulan berada di atas pusat galaksi," lanjutnya.

Citra baru ini menggabungkan data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble, Teleskop Luar Angkasa James Webb,dan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array yang berbasis di darat di Chili. Selain IC 1954, teleskop-teleskop tersebut bersama-sama mengamati lebih dari lima puluh galaksi terdekat lainnya dalam cahaya radio, inframerah, optik, dan ultraviolet.

Upaya gabungan dari teleskop-teleskop tersebut memungkinkan para astronom untuk lebih memahami jalur materi melalui bintang-bintang dan gas serta debu antarbintang di setiap galaksi, menurut pernyataan tersebut.

"Kemampuan pengamatan Hubble merupakan bagian penting dari survei ini: Hubble dapat menangkap bintang dan gugus bintang yang lebih muda saat mereka paling terang pada panjang gelombang ultraviolet dan optik, dan filter H-alpha-nya secara efektif melacak emisi dari nebula," kata pejabat ESA.

"Kumpulan data yang dihasilkan akan menjadi harta karun penelitian tentang evolusi bintang di galaksi, yang akan dikembangkan Webb saat melanjutkan operasi sainsnya di masa mendatang."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.