- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Tegaskan Kebijaka...
Tiongkok Tegaskan Kebijakan Nuklirnya Defensif
Jumat, 27 Sep 2024, 02:50 WIBBEIJING - Tiongkok pada Kamis (26/9) mengatakan bahwa peluncuran misil balistik antarbenua (ICBM) ke Samudra Pasifik adalah sah dan rutin, serta menegaskan bahwa kebijakan nuklirnya tetap defensif setelah uji coba ICBM Beijing yang jarang terjadi tersebut memicu protes dari negara-negara di kawasan itu.
Beijing mengumumkan keberhasilan uji coba tersebut pada Rabu (25/9) dengan mengatakan bahwa misil yang diluncurkan tersebut membawa hulu ledak tiruan. Peluncuran tersebut memicu protes dari negara-negara di kawasan itu, dengan negara tetangga Tiongkok seperti Jepang mengatakan bahwa mereka tidak diberi tahu sebelumnya dan Taiwan menyatakan kecaman keras atas uji coba tersebut.
"Uji coba tersebut sah dan rutin yang bertujuan untuk menguji kinerja senjata dan pelatihan kami," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Tiongkok. "Kebijakan nuklir Tiongkok sangat stabil, konsisten dan dapat diprediksi," ucap juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, Zhang Xiaogang, dalam sebuah konferensi pers di Beijing.
"Kami secara ketat mengikuti kebijakan nuklir untuk tidak menggunakan senjata nuklir untuk pertama kalinya dan mengejar strategi nuklir untuk pertahanan diri," imbuh dia seraya mengatakan bahwa Tiongkok tidak menginginkan terjadinya perlombaan senjata dan telah berjanji untuk tidak menggunakan atau mengancam untuk menggunakan senjata nuklir terhadap negara-negara non-nuklir atau zona bebas senjata.
"Tiongkok akan terus menjaga kemampuan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional," ungkap Zhang.
Protes Internasional
Terkait peluncuran ICBM Tiongkok itu Jepang mengatakan bahwa mereka tidak diberi peringatan terlebih dahulu tentang peluncuran tersebut. Sedangkan Australia mengatakan pihaknya sedang mencari penjelasan, sementara New Zealand menyebut peluncuran tersebut sebagai perkembangan yang tidak diinginkan dan memprihatinkan.
Menurut Presiden Polinesia Prancis, Moetai Brotherson, misil Tiongkok yang diuji coba itu jatuh tidak jauh dari Kepulauan Marquesas, sebuah kepulauan yang merupakan bagian dari zona ekonomi eksklusifnya.
"Pihak berwenang Tiongkok sebelumnya telah memberitahu rekan-rekan Prancis mereka tentang uji coba ini," kata Komisi Tinggi Prancis dalam sebuah pernyataan, dan menambahkan bahwa Prancis akan menyampaikan sikapnya mengenai uji coba tersebut.
Pentagon juga mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) menerima beberapa pemberitahuan lanjutan tentang uji coba ICBM ini, dan menggambarkan pemberitahuan tersebut sebagai langkah ke arah yang benar yang akan membantu mencegah salah persepsi atau salah perhitungan.
Militer Tiongkok merilis gambar misil tersebut pada Kamis yang menunjukkan proyektil melesat ke udara dalam gumpalan asap dari lokasi yang dirahasiakan. Para analis mengatakan bahwa gambar tersebut menunjukkan bahwa peluncuran tersebut bisa jadi merupakan misil balistik antarbenua Dongfeng-31 AG, yang pernah diperlihatkan dalam sebuah parade militer pada tahun 2017.
Seorang analis mengatakan kepada AFP bahwa Beijing jelas-jelas mencoba untuk memberi sinyal bahwa kemampuan militer negara mereka amat kuat.
"(Peluncuran) ini dimaksudkan untuk mengirimkan sinyal kepada AS dan sekutunya bahwa Tiongkok memiliki kemampuan militer untuk bereaksi jika terjadi peningkatan ketegangan antara AS dan Tiongkok," kata Benjamin Ho, asisten profesor di Program Tiongkok di S Rajaratnam School of International Studies, Singapura. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Komnas Perempuan Minta Pemerintah Libatkan Perempuan dalam Penanganan Karhutla
-
Wakil Panglima TNI Buka PRIMA Trail Run 2026 di Pantai Pandawa Bali.
-
Sengketa RDN Masuk Tahap Mediasi, PT Paramitra Alfa Sekuritas dan Nasabah Menanti Niat Baik BCA.
-
Siti Hasmah Istri Mahathir Mohamad Tutup Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan
-
Pembangunan Jalan Akses KEK Bitung Selesai! Distribusi Logistik Sulut Makin Lancar
-
Dorong Kreativitas, Pemkab Natuna Gelar Lomba Kuliner Berbahan Umbi-umbian Lokal
-
MTV Video Music Awards 2026 Siap Digelar, Madonna dan Taylor Swift Bersaing Ketat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.