PT LIB Kecam Kericuhan Penonton di Bandung
Selasa, 24 Sep 2024, 13:42 WIBJAKARTA - Operator Liga Indonesia, yakni PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) mengecam keras atas terjadinya kericuhan penonton yang terjadi di Bandung pada Senin (23/9).
Aksi kericuhan itu dilakukan oleh sejumlah oknum penonton pada pertandingan pekan keenam Liga Indonesia 2024/2025, antara Persib Bandung menjamu Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Pada kericuhan itu, sejumlah penonton di tribun Selatan dan Utara turun ke lapangan, dan melakukan penyerangan terhadap petugas steward.
"Dengan tegas kami sangat menyesalkan munculnya insiden tersebut," kata Direktur Operasional LIB, Asep Saputra, seperti dikutip dari laman resmi LIB.
Menindaklanjuti insiden itu, LIB akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang terlibat.
"Kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak," sambung Asep.
LIB juga mengajak seluruh stakeholder sepak bola Indonesia untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sepak bola yang aman, nyaman, dan sportif.
"Kepada seluruh suporter, kami mengimbau untuk selalu menjaga ketertiban dan sportivitas dalam mendukung tim kesayangan," pungkasnya.
Kerusuhan penonton di Stadion Si Jalak Harupat pada Senin merupakan dampak dari beberapa masalah yang melilit Persib Bandung.
Masalah pertama terjadi saat Persib menjamu Port FC di ajang AFC Champions League 2, di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (19/9). Saat itu seorang penggemar Persib diduga mendapat intimidasi dari seorang petinggi klub serta mendapat tindak kekerasan dari dua orang pemain Persib. Rekaman video mengenai kejadian ini sudah tersebar luas di media sosial.
Sehari berselang, atau pada Jumat (20/9), muncul dugaan bahwa seorang penggemar Persib yang berjenis kelamin perempuan mendapat pelecehan dari steward yang berjaga pada pertandingan tersebut.
Sejumlah penggemar Persib sudah melakukan demo dan orasi ke Graha Persib di Jalan Sulanjana untuk menuntut klarifikasi pada Sabtu (21/9), tetapi saat itu jajaran manajemen klub tidak menemui mereka.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov Sumbar Siapkan Langkah Strategis Atasi Tambang Ilegal, Ikan Ilegal, dan Kelangkaan BBM
-
Rudal Oreshnik Rusia Picu Kecaman di PBB, Perang Ukraina Masuk Babak Berbahaya
-
Gunung Semeru Kembali Eerupsi, Masyarakat Diminta Waspada
-
Bulog Siapkan 146 Kios di Pasar Jaya demi Jaga Stabilitas Harga Pangan Ramadan
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp21.000 Ke Angka Rp2,364 Juta/Gram
-
Polres Banjarbaru, Polda Kalsel, Gerebek Pesta Tuak
-
Muhammad Farhan Luncurkan Program Gaslah, Warga Bandung Didorong Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.