Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pilkada Bali, Koster-Giri Nilai Nomor Urut 2 Pertanda Dua Periode

📅 Senin, 23 Sep 2024, 14:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pilkada Bali, Koster-Giri Nilai Nomor Urut 2 Pertanda Dua Periode Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Pasangan calon peserta Pilkada Bali Koster-Giri saat konferensi pers usai pengambilan nomor urut di Denpasar, Senin (23/9/2024).

DENPASAR - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Wayan Koster-Nyoman Giri Prasta (Koster-Giri) menilai nomor urut 2 yang didapat saat pengundian nomor urut Pilkada Bali adalah pertanda dua periode.

"Nomor dua ini menjadi penanda restu alam pasangan Wayan Koster bersama Nyoman Giri Prasta lanjut dua periode," kata Wayan Koster di Denpasar, Senin (23/9).

Awalnya,Nyoman Giri Prasta mendapat kesempatan mengambil nomor undian dan keluar angka 14, sementara calon wakil gubernur dari kubu sebelah yaitu Putu Agus Suradnyana mendapat nomor 1.

Karena undian lebih besar maka Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana terlebih dahulu memilih nomor urut yang tergulung dalam selongsong merah marun.

Kedua pasangan kemudian membuka selongsong bersamaan dan menunjukkan kepada tim dan pendukung, sontak para pendukung terlihat bahagia, bahkan pendukung Koster-Giri yang sejak awal membawa dua atribut untuk potensi mendapat salah satu nomor segera mengeluarkan atribut mencirikan nomor 2.

Gubernur Bali 2018-2024 itu menilai dua periode ini penting, sebab di masa kepemimpinannya bersama Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Acetelah membangun visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan 44 tonggak peradaban atau program kerjanya.

Ia menyebut ada program yang sudah tuntas dan belum tuntas, sehingga ia meyakini apabila terpilih kembali dapat melanjutkan program ini untuk menjawab tantangan global ke depan.

Pasangan ini menerapkan pola satu pulau, satu manajemen, satu komando, mereka mengakui bahwa Koster-Giri yang diusung oleh PDIP dan gabungan partai berbeda partai politik dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Namun di periode kedua ini apabila terpilih Koster mengaku akan membangun sinergitas dengan pusat, meskipun berasal dari partai politik berbeda.

"Presiden juga merupakan presiden Republik Indonesia yang juga dalam konstitusi harus memajukan seluruh masyarakat Indonesia di seluruh Indonesia, karena itu secara konstitusional dan politis tidak ada tekanan bagi kami, pembangunan di Bali akan terus dilanjut," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.